Presiden UEFA Aleksander Ceferin memboikot final Piala Dunia di New Jersey pada Senin (22/7) sebagai bentuk protes atas eskalasi sengketa institusional dengan FIFA.

Ketegangan antara badan sepak bola Eropa dan federasi global itu mencapai puncak akibat sejumlah perbedaan pendapat administratif, seperti dilaporkan The Times pada Senin.

>>> FIFA Investigasi Baku Hantam Usai Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina

Sengketa Disiplin dan Komersial

UEFA menentang keras keputusan komite disiplin FIFA yang membatalkan larangan satu pertandingan untuk penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah adanya kontak politik antara presiden AS dan presiden FIFA.

Langkah tersebut dinilai UEFA sebagai "belum pernah terjadi sebelumnya, tidak dapat dipahami, dan tidak dapat dibenarkan."

Organisasi sepak bola Eropa itu juga mengecam intervensi FIFA yang dianggap telah melanggar standar regulasi. UEFA menyebut tindakan FIFA telah "melewati batas merah."

Selain sengketa disiplin, pejabat sepak bola Eropa menyatakan ketidakpuasan terhadap perubahan komersial, termasuk perpanjangan waktu istirahat babak pertama menjadi 27 menit dan jeda hidrasi yang secara efektif membagi pertandingan menjadi empat kuarter untuk iklan televisi.

>>> Badai Parah dan Tornado Mengancam Iowa Tengah dan Timur

Ketegangan Politik dan Geopolitik

Ketegangan turnamen juga dipicu oleh ketidaksetaraan geopolitik, terutama terkait kondisi perjalanan ketat yang diberlakukan otoritas tuan rumah terhadap tim nasional Iran.

Pelatih Iran Amir Ghalenoei menyebut timnya sebagai "yang paling tertindas." Gesekan politik semakin meningkat setelah pernyataan pejabat pemerintah AS pasca eliminasi Iran dari turnamen.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin mengatakan pihaknya "menari dengan gembira" setelah kekalahan Iran.

Sumber ketegangan lain meliputi strategi penetapan harga tiket dan perubahan aturan, seperti protokol VAR terkait kesalahan identitas yang kontroversial.

>>> Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Berkat Dominasi Lini Tengah

UEFA telah berjanji tidak akan mengadopsi protokol tersebut untuk Euro 2028.