Menurut dia, pemerintah menemukan indikator yang selama ini digunakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk membaca kondisi likuiditas perbankan kurang tepat.

Ia mengatakan indikator base money (M0) lebih mencerminkan kondisi likuiditas di sistem keuangan.

Berdasarkan indikator tersebut, pertumbuhan jumlah uang primer pada April hingga Agustus 2025 nyaris tidak bergerak, yang menurutnya menunjukkan perlambatan peredaran uang di perekonomian.

Berangkat dari kondisi tersebut, pemerintah memutuskan memindahkan sebagian dana SAL dari Bank Indonesia ke Himbara untuk menjaga kecukupan likuiditas di sistem perbankan.

>>> Ledakan di Grand Polonia Medan, 7 Rumah Mewah Rusak

Menanggapi kritik Dolfie, Purbaya mengatakan pemerintah akan mempelajari kembali ketentuan tersebut. Ia menegaskan kebijakan pemindahan dana SAL dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.