Setelah pembayaran berhasil diverifikasi, peserta akan mendapatkan kartu ujian yang digunakan untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Persyaratan Umum Pendaftaran

Berdasarkan ketentuan seleksi pada tahun-tahun sebelumnya, calon peserta umumnya harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Calon peserta harus Warga Negara Indonesia (WNI), bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peserta harus sehat jasmani dan rohani.

Belum menikah, dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala desa atau lurah, serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.

Khusus peserta perempuan, belum pernah melahirkan dan belum memiliki anak. Tidak sedang terikat ikatan dinas dengan instansi lain.

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus. Bersedia menjalani ikatan dinas sesuai ketentuan instansi penyelenggara.

Selain persyaratan umum tersebut, masing-masing sekolah kedinasan dapat menetapkan syarat administratif, akademik, maupun fisik yang berbeda sesuai kebutuhan.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Calon peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen sebelum pendaftaran dibuka, di antaranya ijazah, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), rapor SMA atau sederajat, pasfoto, dan dokumen pendukung lainnya sesuai persyaratan instansi atau sekolah kedinasan yang dilamar.

>>> Prabowo Bantah Tudingan Pemborosan Program Makan Bergizi Gratis

Dengan menyiapkan akun SSCASN serta dokumen sejak dini, calon peserta dapat memperlancar proses pendaftaran saat jadwal resmi Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 diumumkan oleh BKN.