Pemerintah Perdana Menteri Mark Carney merujuk rencana jalur pipa minyak Alberta ke pantai barat ke Major Projects Office.

Langkah ini bisa membuka koridor baru yang mengangkut 1 juta barel minyak per hari dari Alberta ke British Columbia selatan, lalu ke pembeli di seberang Pasifik.

>>> Justin Bieber Promosikan Brand SKYLRK di Halftime Show Piala Dunia

Pertanyaan besarnya bukan apakah Kanada memiliki cukup minyak.

Melainkan apakah negara yang berjanji memangkas emisi secara drastis bisa menghabiskan puluhan miliar dolar untuk memperluas ekspor bahan bakar fosil dan tetap menjual rencana itu sebagai bagian dari masa depan yang lebih bersih.

Data Kanada sendiri menunjukkan minyak dan gas adalah sektor penghasil emisi terbesar pada 2024.

Taruhan Besar pada Satu Rute

Jalur yang diusulkan sebagian besar mengikuti koridor Trans Mountain yang sudah ada.

Dimulai dari sekitar Bruderheim, Alberta, mengumpulkan minyak mentah dari pipa lain, dan mengirimkannya ke terminal laut di British Columbia selatan untuk diekspor.

Kanada mengatakan rute ini tidak memerlukan perubahan pada Undang-Undang Moratorium Kapal Tanker Minyak.

Rute itu penting karena sistem Trans Mountain yang diperluas saat ini sudah mengangkut sekitar 890.000 barel per hari, memberi jalan bagi minyak Alberta ke Pasifik.

Ottawa menginginkan pintu masuk yang lebih besar ke Asia dan mengurangi ketergantungan pada pasar AS. Secara praktis, ini adalah kebijakan energi yang merangkap sebagai kebijakan perdagangan.

Risiko Publik di Pusat Proyek

Proyek ini tidak akan dibangun oleh swasta murni. Kelompok kepemilikan akan mencakup Trans Mountain Corporation milik federal, Komisi Pemasaran Perminyakan Alberta, dan Pembina Pipeline.

Pembina akan mengambil 10% kepentingan ekonomi selama konstruksi dan kemungkinan tambahan 10% setelah proyek beroperasi.