Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris menggantikan Keir Starmer pada Senin (20/7).

Burnham dan istrinya Marie France van Heel tiba di Istana Buckingham sekitar pukul 12.05 waktu setempat. Ia mengenakan setelan jas gelap dengan dasi biru-keabuan.

>>> Bukan Koper, Paspor Jadi Sarang Bakteri Terbanyak saat Liburan

Anggota Partai Buruh itu lalu masuk ke istana dan berjabat tangan dengan Raja Charles III.

"Yang Mulia Raja menerima audiensi Yang Terhormat Andrew Burnham dan memintanya untuk membentuk pemerintahan baru," demikian pernyataan resmi kerajaan, dikutip The Guardian.

"Yang Terhormat Andrew Burnham menerima tawaran Raja dan berjabat tangan saat diangkat sebagai Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Pertama," lanjut pernyataan tersebut.

Dalam tradisi Inggris, pertemuan antara calon PM dengan raja menjadi tanda resmi pengangkatan perdana menteri.

>>> Jembatan Darurat Nagari Anduriang Pulihkan Akses Warga Padang Pariaman

Burnham menjadi perdana menteri untuk menggantikan Starmer yang resmi mundur pada hari yang sama. Starmer telah menyampaikan surat pengunduran dirinya ke raja.

Dalam pidato terakhirnya, Starmer menyampaikan rasa terima kasih dan mengatakan pekerjaannya sudah selesai. "Tugas saya sudah selesai," kata Starmer.

Kabar mundurnya Starmer sudah beredar sejak bulan lalu. Banyak warga yang protes karena tidak puas dengan kondisi ekonomi dan pemerintahannya.

>>> Mary Jo Shannon Sakit Apa? Benarkah Akibat Serangan Jantung? Berikut Kronologi Tewasnya Nenek Kardashian-Jenner

Anggota Partai Buruh juga mendesaknya mundur setelah partai kalah dalam pemilu sela.