John Healey resmi menjabat sebagai Kanselir Inggris pada Senin setelah ditunjuk secara mengejutkan oleh Perdana Menteri Andy Burnham.

Keputusan ini menandai kembalinya Healey ke panggung politik utama setelah ia baru saja mengundurkan diri sebagai Menteri Pertahanan.

>>> Bintang RHOSLC Angie Katsanevas dan Shawn Trujillo Berpisah

Menurut laporan BBC, Burnham dan Healey memiliki pandangan yang serupa mengenai pembangunan ekonomi dan pertumbuhan nasional.

Sumber anonim menyebutkan bahwa kedua pemimpin tersebut memiliki perspektif yang sama.

Healey menggantikan Rachel Reeves, yang sebelumnya ia kritik saat mundur dari Kementerian Pertahanan.

Dalam surat pengunduran dirinya, Healey menyebut rencana investasi pertahanan pemerintah sebagai "jauh dari apa yang dibutuhkan untuk pertahanan dan negara pada masa berbahaya ini".

Ia secara langsung menyasar Departemen Keuangan dalam suratnya, mengkritik kendala keuangan yang diterapkan.

Healey mencatat bahwa departemen tersebut "tidak mau" mengalokasikan dana yang diperlukan.

Ia berpendapat bahwa pengawasan keuangan gagal memenuhi kebutuhan keamanan nasional yang mendesak.

>>> Daniel Ortega Nyatakan Pemilu Demokratis Berakhir di Nikaragua

Healey mendesak pemerintah untuk "mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan bangsa untuk mempertahankan negara di saat ancaman meningkat".

Selama menjabat Menteri Pertahanan, Healey secara rutin mengadvokasi peningkatan pendanaan militer.

Dalam pertemuan dengan sekutu NATO pada September 2024, ia menyatakan optimisme terhadap komitmen pertahanan dan "yakin" pemerintah akan memenuhi tujuan strategis jangka panjang.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan "membuat keputusan yang memungkinkan kami menyusun rencana jangka panjang untuk membuat pasukan kami lebih siap bertempur dan mencegah ancaman yang kami hadapi".

Pada April lalu, Healey juga memberikan peringatan langsung terkait operasi maritim asing di dekat infrastruktur Inggris.

Menanggapi Presiden Rusia Vladimir Putin, ia menyampaikan pesan singkat: "Kami melihat Anda."

Ia memperingatkan bahwa infrastruktur kritis tetap dipantau ketat oleh intelijen Inggris.

>>> Daftar HP Realme 2026: Dari Seri GT hingga C Series, Harga Mulai Rp1 Jutaan

"Kami melihat aktivitas Anda di atas kabel dan pipa kami, dan Anda harus tahu bahwa setiap upaya untuk merusaknya tidak akan ditoleransi dan akan memiliki konsekuensi serius," ujar Healey.