Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mengonversi seluruh armada transportasi umum menjadi kendaraan listrik (EV) paling lambat tahun 2030.

Langkah ini bertujuan menurunkan emisi gas buang dan menciptakan sistem mobilitas yang lebih ramah lingkungan di ibu kota.

>>> 7 Cara agar Anak Tak Merasa Orang Tua Pilih Kasih

Target Bertahap Menuju 2030

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan transisi dilakukan melalui tahapan terukur.

"Target kami di 2027 adalah 10.000 unit dan saat ini di 2025 baru 500 unit yang EV.

Pada 2030, seluruh transportasi Jakarta sudah pakai EV," ujarnya.

Pemerintah juga membidik separuh dari total armada transportasi umum sudah berbasis listrik pada 2027.

Dorongan untuk Semua Operator

Pemprov DKI Jakarta tidak hanya fokus pada armada milik pemerintah daerah.

>>> Update Pokémon FireRed dan LeafGreen Picu Spekulasi Dukungan Pokémon HOME

Mereka secara aktif mendorong seluruh operator transportasi, penyedia layanan angkutan, hingga aplikator untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Langkah ini merupakan kepatuhan terhadap arahan Gubernur agar semua sektor angkutan umum beralih ke EV sesuai jadwal.

Dampak dan Tantangan

Budi mengakui dampak penggunaan EV terhadap kualitas udara Jakarta belum signifikan.

Pasalnya, populasi kendaraan listrik saat ini masih di bawah 10 persen dari total kendaraan, sementara kendaraan konvensional terus bertambah.

>>> Belkin Rilis Grip Charging Magnetik 10.000mAh untuk Nintendo Switch 2

Oleh karena itu, Pemprov DKI berkomitmen menambah jumlah armada listrik secara bertahap untuk mempercepat transisi menuju transportasi rendah emisi.