Mesin Revolusioner Hypersonik Uji Terbang, Capai Tonggak Baru
Venus Aerospace, perusahaan pengembang teknologi propulsi, berhasil melakukan uji terbang mesin roket detonasi berputar (RDRE) pada 14 Mei 2025.
Uji coba dilakukan dari Spaceport America di New Mexico menggunakan kendaraan uji kecil berbentuk roket yang meluncur secara vertikal.
>>> Mbappe Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Geser Messi dari Puncak
Mesin yang diuji bukanlah sistem lengkap Venus Detonation Ramjet, melainkan RDRE yang membawa bahan bakar dan oksidator sendiri untuk menghasilkan dorongan dari posisi diam.
Cara Kerja Mesin Detonasi Berputar
Di dalam mesin, gelombang detonasi bergerak terus menerus di sekitar ruang bakar berbentuk cincin.
Berbeda dengan pembakaran stabil pada mesin roket konvensional, gelombang tekanan yang bergerak cepat ini membakar propelan melalui detonasi berulang.
Para peneliti tertarik pada teknologi ini karena berpotensi menghasilkan sistem propulsi yang kompak dan efisien, meskipun manfaat praktisnya masih perlu dibuktikan melalui pengujian lebih lanjut.
Signifikansi Uji Terbang
Mesin detonasi berputar telah diteliti selama beberapa dekade. Badan antariksa Jepang JAXA berhasil mengoperasikan satu mesin serupa dalam misi roket sounding pada tahun 2021.
Namun, dalam eksperimen tersebut, roket konvensional digunakan untuk meluncurkan kendaraan terlebih dahulu.
Uji coba Venus Aerospace membantu menunjukkan bahwa RDRE dapat langsung mendorong kendaraan dari permukaan tanah.
>>> Daftar Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 di Jakarta dan Sekitarnya
Uji ini belum memvalidasi sistem propulsi air-breathing lengkap yang mampu membawa pesawat dari lepas landas hingga penerbangan hypersonik.
Langkah Selanjutnya
Venus Aerospace berencana mengembangkan sistem propulsi yang menggabungkan teknologi detonasi dengan mesin air-breathing untuk penerbangan kecepatan tinggi.
Perusahaan berharap dapat menguji teknologi ini pada kendaraan demonstrator yang lebih besar sebelum mempertimbangkan aplikasi seperti drone yang dapat digunakan kembali atau pesawat penumpang.
Untuk saat ini, penerbangan tersebut merupakan tonggak awal rekayasa, bukan bukti bahwa perjalanan komersial hypersonik sudah dekat.
Masih banyak pekerjaan yang diperlukan untuk menunjukkan penerbangan berkelanjutan berkecepatan tinggi, keandalan, keselamatan, dan kelayakan ekonomi.
Meski demikian, uji coba ini memberikan data berguna bagi bidang yang dapat memengaruhi masa depan propulsi kedirgantaraan.
>>> Perbedaan Eau de Parfum dan Eau de Toilette, Pilih Sesuai Kebutuhan
Perjalanan penumpang hypersonik masih menjadi tujuan yang jauh, namun setiap eksperimen yang berhasil membantu peneliti memahami lebih baik apa yang dibutuhkan sistem semacam itu.
Update Terbaru
Polisi Chicago Tahu Video Tamparan Suporter Cubs Saat Lagu Kebangsaan
Selasa / 21-07-2026, 07:42 WIB
Jenazah Nolan Wells Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Terakhir Dilihat
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
D4vd Minta Borgol Dilepas Saat Sidang Pendahuluan
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Argentina Runner Up Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Sesakit Itu!
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Jennie BLACKPINK Rilis Single Solo Baru "Less than a Lover"
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Harga Bensin Kembali Tembus $4 Per Galon Akibat Konflik Iran
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
PM Hungaria Tunjuk Grandmaster Catur Judit Polgar sebagai Plt Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo Akui Baru Sadar Besarnya Persoalan Indonesia Setelah Jadi Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Harta Tembus Rp3,29 Miliar
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Kubu Ruben Onsu Pertanyakan Sikap Gio yang Tak Kunjung Minta Maaf
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo: Peradaban Bisa Punah Tanpa Pangan
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Dareu Luncurkan Mouse Gaming Ringan AE6 V2 Legend Edition dengan Sensor PixArt Kustom
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Viral Pria Bawa Proposal Pernikahan Formal saat Temui Ortu Pacar di Makassar
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Mahasiswa Bangladesh Ubah Baterai Laptop Bekas Jadi Mesin Tenaga Surya Pemurni Air
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB







