Venus Aerospace mencatat sejarah dengan berhasil menerbangkan roket dari darat menggunakan mesin rotating detonation engine (RDRE) yang inovatif.

Uji terbang dilakukan di Spaceport America, dekat White Sands Missile Range, New Mexico. Roket diluncurkan vertikal dari landasan.

>>> Tanpa Lautan: Reaksi Berantai yang Tak Terbayangkan bagi Manusia

Perusahaan belum mengungkap kecepatan pasti yang dicapai. Namun, ini diyakini sebagai penerbangan pertama mesin semacam itu dari darat.

Cara Kerja Mesin Revolusioner

Mesin ini pada dasarnya adalah ramjet, yaitu tabung tanpa bagian bergerak. Ramjet membutuhkan kecepatan tinggi untuk menekan udara masuk sebelum pembakaran.

Venus Aerospace mengatasi tantangan itu dengan menambahkan rotating detonation rocket engine (RDRE) yang menciptakan tekanan besar dari darat.

RDRE bekerja dengan ledakan berputar dari pembakaran bahan bakar dan oksidator, menghasilkan gelombang supersonik yang memampatkan udara.

>>> Memilih Pembalut Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Setelah kecepatan mencapai Mach 3,5, RDRE mati dan ramjet mengambil alih untuk mencapai kecepatan hipersonik.

Sistem ini juga lebih efisien bahan bakar, mengurangi konsumsi hingga 20 persen dibanding mesin konvensional.

Menuju Pesawat Penumpang Hipersonik

Keberhasilan ini merupakan langkah besar menuju Stargazer M4, pesawat komersial yang dirancang jelajah di Mach 4 dan puncak Mach 9.

Venus Aerospace berencana mengintegrasikan mesin VDR2 ke dalam drone demonstrator tahun ini.

>>> CSI Entertainment Jadwalkan Laga Ekshibisi Mayweather vs Tyson 26 September

Meski masih jauh dari penumpang, uji terbang ini membuktikan bahwa teknologi tersebut bekerja.