Peneliti BRIN, Adhi Agus Oktaviana, mengatakan bukti penggunaan teknik bipolar untuk mengolah oker menjadi petunjuk penting yang menghubungkan teknologi alat batu dengan tradisi seni lukis cadas di kawasan tersebut.

"Jejak teknologi alat batu, khususnya strategi bipolar yang digunakan untuk memproses oker pada lapisan Pleistosen Akhir, memberikan bukti arkeologis yang sangat krusial," kata Adhi.

Ia menyebut inovasi teknologi masyarakat prasejarah Sulawesi Selatan tidak hanya didorong kebutuhan bertahan hidup, tetapi juga mendukung perkembangan ekspresi artistik dan budaya sebagai salah satu wilayah terpenting untuk memahami sejarah awal manusia di Asia Tenggara.

>>> 5 Korban Tenggelamnya Kapal di Sulsel Ditemukan Hidup Setelah 4 Hari

"Temuan ini menjadi benang merah yang secara langsung menghubungkan teknologi perkakas sehari-hari dengan mahakarya gambar cadas di kawasan Maros-Pangkep," jelasnya.