Amerika Serikat saat ini menghadapi krisis iklim yang meluas. Di Pantai Timur, asap dari kebakaran hutan membuat udara berbahaya untuk dihirup.

Sementara itu, Texas bergulat dengan banjir bandang yang mengancam jiwa.

>>> Permukaan Air Canyon Lake Melonjak Akibat Banjir Besar di Texas

Gelombang panas ekstrem melanda sebagian besar wilayah kontinental AS.

Lebih dari 100 juta orang hidup di bawah peringatan panas ekstrem, yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir pekan.

Kebakaran hutan di Amerika Utara memperburuk situasi.

Asap dari lebih dari 800 titik api di Kanada menyelimuti Midwest dan Timur Laut AS, membuat kualitas udara sangat buruk.

Banjir Bandang di Texas

Di luar zona asap, Texas menghadapi bencana berbeda. Hujan deras yang tak kunjung reda menyebabkan banjir besar di sepanjang Sungai Guadalupe untuk tahun kedua berturut-turut.

>>> Oliver Glasner Tunjuk Starting XI Kuat untuk Laga Perdana Nottingham Forest

Setidaknya satu orang tewas dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi.

Lebih dari 57 kabupaten yang mewakili enam juta penduduk berada dalam status waspada banjir dalam beberapa hari terakhir.

Hujan diperkirakan masih akan turun, sehingga belum diketahui kapan Texas akan terbebas dari bencana ini.

Penyebab di Balik Bencana

Rangkaian bencana ini tidak terjadi secara kebetulan.

Kebakaran, banjir, dan gelombang panas diperkuat oleh kekuatan iklim yang sama: pemanasan global yang didorong oleh emisi karbon AS.

>>> Jennifer English Mundur dari Tides of Annihilation karena Alasan Kesehatan

Musim panas ini menjadi sangat sibuk seiring berlangsungnya siklus El Niño. Sayangnya, kehancuran yang terjadi diperkirakan belum akan berakhir.