Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengaku sebenarnya memiliki peluang untuk menang saat dikalahkan Akane Yamaguchi pada babak semifinal Japan Open 2026.

Pertandingan yang berlangsung sengit selama 65 menit itu berakhir dengan skor 21-9, 16-21, 14-21 untuk kemenangan Akane.

>>> Dukungan Palestina vs Israel Warnai Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina

"Hari ini cukup melelahkan. Pertandingan yang menguras semua tenaga, fisik dan mental.

Sejujurnya saya merasa punya peluang menang tadi tapi sayang di gim kedua saya tidak bisa terus memepet dia menjelang akhir," ujar Putri dalam rilis PBSI.

Ia menambahkan bahwa pada poin 16-16, Akane banyak membuat spekulasi pukulan depan dan memperlambat tempo, yang membuatnya beberapa kali kaget.

"Di gim ketiga saya melakukan kesalahan beruntun di titik yang sama, sebelah kiri pertahanan Akane. Cukup berpengaruh akhirnya ke sisa jalannya pertandingan," katanya.

>>> Perkara Bos Blueray Inkrah, KPK Buka Peluang Usut Pihak Lain

Meski langkahnya terhenti di semifinal, Putri merasa cukup senang dengan performanya sepanjang Japan Open 2026. Sebelumnya, ia berhasil menyingkirkan wakil China, Wang Zhi Yi, di perempat final.

"Walau terhenti di semifinal, saya cukup senang dengan pencapaian ini karena bisa menang dari Wang Zhi Yi dan tadi tampil lumayan baik melawan Akane," ujarnya.

Putri juga mengaku banyak belajar dari hasil di Indonesia Open.

Persiapan selama sebulan membuatnya lebih fokus berlatih dan mampu menunjukkan konsistensi permainan serta daya juang yang lebih baik.

>>> Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Tak Takut Ancaman Israel

"Untuk evaluasi, saya masih harus lebih meningkatkan daya tahan lagi," pungkasnya.