Vanguard Exiles, game auto-battler strategi yang dirancang bersama Richard Garfield, kreator Magic: The Gathering, akan meninggalkan Early Access dan meluncurkan versi 1.0 pada 4 Februari 2027.

Game ini dikembangkan oleh studio independen Australia, The Tea Division.

>>> Samsung Mulai Kembangkan One UI 9.0 untuk Galaxy Z TriFold

Vanguard Exiles pertama kali muncul sebagai demo publik pada Agustus 2024, lalu memasuki Steam Early Access pada Maret 2025.

Hingga perilisan penuh, game ini telah dikembangkan dan disempurnakan selama hampir dua tahun berdasarkan masukan komunitas.

Fitur Baru di Versi 1.0

Versi 1.0 akan memperkenalkan Campaign Mode, sistem progresi, pencapaian, peringkat kompetitif, pencapaian pemain, konten yang dapat dibuka, dan fitur lain untuk pengalaman yang lebih lengkap.

Vanguard Exiles menggabungkan elemen strategi tabletop tradisional dengan sistem pertempuran otomatis ala auto-battler.

Pemain mengendalikan Jenderal dan Skuad mereka, memposisikan unit, dan memilih aksi sebelum menyaksikan strategi berjalan di medan perang yang berubah.

Game ini berlatar dunia dieselpunk yang dilanda perang, di mana sihir ada berdampingan dengan mesin industri.

Menurut pengembang, format digital memungkinkan medan perang yang terus berevolusi, interaksi tak biasa, dan kemungkinan strategis yang sulit direproduksi di papan fisik.

Campaign Mode akan memberikan pengalaman pemain tunggal terstruktur, memungkinkan pemain menjelajahi latar, mengungkap lore, dan menyelesaikan pertempuran serta tantangan di luar mode multipemain kompetitif.

>>> Galaxy Z Fold 8 Ultra Diklaim Punya Daya Tahan Baterai 25% Lebih Lama dari Z Fold 7

Mark Rowley, Direktur The Tea Division, menyebut Vanguard Exiles sebagai proyek paling menarik yang pernah ia ikuti selama lebih dari 25 tahun di industri game.