"Perjalanan pulang kerja rasanya sangat menyiksa kalau pakai celana panjang. Tapi begitu pakai celana pendek, rasanya langsung sejuk dan nyaman," ujar pegawai Pemerintah Tokyo, Takuya Ozawa.

Meski demikian, kebijakan tersebut turut memicu perdebatan di media sosial mengenai batasan berpakaian yang dianggap pantas di lingkungan kerja profesional.

Sebagian kalangan menilai celana pendek kurang mencerminkan kesan formal yang selama ini identik dengan budaya kerja di Jepang.

"Saya pribadi mengaitkan celana pendek dengan hari libur. Menurut saya, melihat kaki berbulu (di kantor) rasanya kurang rapi," kata agen properti, Sachie Koike.

>>> Poco X8 yang Dikabarkan Batal Kembali Muncul dengan Baterai 9.000 mAh

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, Pemerintah Metropolitan Tokyo berharap kebijakan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya penghematan energi sekaligus menjaga kenyamanan pegawai selama menghadapi gelombang panas ekstrem.