Sekretaris Jenderal Dekopin Gilang Widya mengatakan organisasi tersebut akan memperluas keterlibatan generasi muda melalui pendekatan digital dan pengembangan model bisnis yang lebih adaptif.

Upaya tersebut mulai diperkenalkan dalam peringatan Harkopnas melalui kehadiran area Koperasi Gen Z yang menampilkan berbagai inovasi usaha berbasis digital.

Gilang juga menilai kolaborasi koperasi dengan BUMN dan sektor swasta menjadi langkah untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan.

Dalam penyelenggaraan Harkopnas tahun ini, sejumlah BUMN seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BSI, PLN, Pertamina, Pupuk Indonesia, MIND ID, dan ANTAM turut memberikan dukungan.

Menurutnya, sinergi tersebut dapat memperkuat akses pembiayaan, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan kapasitas koperasi dalam menghadapi persaingan ekonomi.

Dekopin juga menaruh harapan pada pengesahan Undang-Undang Perkoperasian yang baru sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992.

Regulasi tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

>>> Penjualan Pertamax Anjlok 18% Setelah Harga Naik

Peringatan Harkopnas ke-79 akan berlanjut dengan sejumlah agenda sepanjang Juli 2026, antara lain fun run dan bazar pada 19 Juli, revitalisasi Tugu Koperasi di Tasikmalaya, serta penganugerahan Koperasi Award pada akhir bulan.