Kekhawatiran pasar semakin meningkat setelah tiga sumber Reuters menyebut pemerintah Iran meminta kelompok Houthi di Yaman bersiap menutup jalur ekspor minyak melalui Laut Merah apabila AS menyerang infrastruktur energi Iran.

Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol mengatakan keamanan pasokan minyak masih menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya tensi geopolitik.

"Kita harus khawatir, dan saya khawatir jika situasi tidak membaik dalam beberapa minggu ke depan," kata Birol dalam sebuah forum di Washington.

>>> Wali Kota New York Nobar Piala Dunia Bareng Napi di Rikers Island

Analis IG menilai secara teknikal harga WTI berpotensi menguji level pertengahan US$80 per barel apabila mampu bertahan di atas area support pada kisaran pertengahan US$70 per barel.