Proyek ini dinamakan ABADI dengan harapan dapat terus menjalankan peran tersebut hingga bertahun-tahun yang akan datang," ujarnya.

Ueda mengatakan proyek yang selama bertahun-tahun menjadi pembahasan di tingkat pemerintah, investor, hingga kontraktor tersebut kini memasuki tahap pembangunan nyata di Kepulauan Tanimbar.

>>> Openai Luncurkan Codex Micro, Keypad Pintar untuk Kontrol Agen AI

"Selama bertahun-tahun, orang-orang di Jakarta membicarakan tentang ABADI, orang-orang di Tokyo juga membicarakan tentang ABADI, para investor juga membicarakannya, dan para kontraktor pun membicarakan tentang ABADI.

Hari ini, ABADI kembali ke tempat proyek ini benar-benar dimulai, di sini di Saumlaki," kata Ueda.

Nilai investasi proyek LNG Abadi Masela saat ini diperkirakan mencapai sekitar US$20,9 miliar atau sekitar Rp342 triliun, termasuk tambahan sekitar US$1 miliar untuk pengembangan teknologi CCS.

Pemerintah sebelumnya juga telah memberikan persetujuan AMDAL pada Februari 2026 serta menyelesaikan proses pembebasan lahan di Kepulauan Tanimbar pada Juni 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju tahap Final Investment Decision (FID).

INPEX menegaskan keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari nilai investasi maupun kontribusi ekonomi, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekitar wilayah operasi.

"Namun bagi kami, keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari angka-angka tersebut, melainkan dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar wilayah proyek," sambungnya.

Sebagai bagian dari pengembangan kapasitas daerah, INPEX akan menjalankan program pelatihan vokasi bersama pemerintah daerah sebelum memasuki fase engineering, procurement, and construction (EPC).

Perusahaan menargetkan keterlibatan tenaga kerja lokal minimal 20% pada fase EPC yang direncanakan dimulai tahun depan.

"Tahun ini, bekerja sama dengan pemerintah daerah, kami merencanakan program pelatihan vokasi khusus sebagai langkah awal untuk mengembangkan kapasitas tenaga kerja lokal.

>>> 7 Gaya WAGs Argentina Usai Kalahkan Inggris, Istri Messi Hingga Fernandez

Selama fase EPC (rekayasa, pengadaan, dan konstruksi) yang direncanakan dimulai tahun depan, partisipasi tenaga kerja lokal ditargetkan mencapai setidaknya 20%," tambahnya.