Diinterupsi Orasi Papua di Kuliah Umum USU, Andi Amran Sulaiman Malah Ajak Mahasiswa Dialog: Kalian Harapan Bangsa
Ukuran Teks
Momen Puncak: Dialog Berujung Haru di Atas Panggung
Bagian paling menyentuh dari peristiwa ini terjadi setelah acara kuliah umum resmi berakhir. Sesuai janjinya, Amran meluangkan waktu lebih dari 15 menit untuk berdialog secara intensif dengan kedua mahasiswa tersebut di atas panggung, disaksikan oleh sisa peserta yang masih bertahan.
Dialog ini tidak hanya berkutat pada isu Papua, tetapi berkembang menjadi diskusi yang lebih substantif mengenai persoalan pertanian di Indonesia. Kedua mahasiswa tersebut menyampaikan kegelisahan mereka terkait ketimpangan yang dialami para petani kecil hingga permasalahan komoditas kedelai yang hingga kini masih menjadi tantangan swasembada pangan.
Menyikapi hal itu, Amran tidak menjawab dengan retorika kosong. Ia membentangkan data, fakta lapangan, dan capaian konkret yang telah dilakukan oleh pemerintah. Ia menjelaskan kompleksitas masalah dengan transparan, menunjukkan bahwa pemerintah pun menyadari adanya kekurangan dan terus berupaya memperbaikinya.
Respons dari kedua mahasiswa tersebut di luar dugaan. Setelah mendengarkan paparan data yang jelas dan terukur, sikap defensif mereka perlahan melunak. Menurut pengakuan Amran kepada wartawan usai acara, penjelasan berbasis fakta tersebut membuat kedua mahasiswa akhirnya memahami posisi dan upaya yang dilakukan pemerintah.
"Kami bangga, itu luar biasa. Kritiknya konstruktif. Begitu kami jelaskan pakai data, bukan narasi yang kosong, mereka bilang, 'oh iya, Pak, benar'. Tunjukkan fakta, dan mereka langsung paham," kisah Amran dengan nada yang terdengar haru.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa ada momen emosional di mana kedua mahasiswa tersebut meneteskan air mata. "Ada dua tiga orang yang menangis, sampai menangis saya terharu. Ternyata mereka cuma ingin tahu apa sebenarnya capaian pemerintah," tambahnya.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Julia Garner dan Mark Foster Berpisah Setelah Enam Tahun Menikah
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pertamina Patra Niaga: Pengguna Pertalite Melonjak 80 Persen
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pansus 18 DPRD Bandung Dorong Penguatan Bank Bandung Lewat Regulasi
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Roy Suryo Dilaporkan Ketum Gibranisti ke Polisi Terkait Gelar S3 di UNJ
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
TNI Tutup Lokasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Nonton Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Rumah Bukan Lagi Tempat Pulang
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Adam Lambert Ungkap Keuntungan Finansial Besar dari Tur Bersama Queen
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kai Trump Beri Kabar Terbaru soal Pemulihan Kanker Payudara Vanessa Trump
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kebakaran Thorn Hanguskan 750 Hektare, Tutup Interstate 8
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Meteorit di New Jersey Bawa Ratusan Asam Amino Luar Angkasa
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Atletico Madrid Sumbang 9 Pemain di Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Barcelona
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
BPH Migas Temukan Anomali QR Code Pembelian BBM Subsidi
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Mensos: Opini WTP dari BPK Momentum Jaga Kepercayaan Rakyat
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Klasemen SEA V Cup usai Indonesia Hajar Kamboja: Kuasai Puncak
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB







