Google Buka Program Akses Katalog Play untuk Toko Aplikasi Pihak Ketiga
Google resmi meluncurkan Program Akses Katalog Play (Play Catalog Access Program) yang memungkinkan toko aplikasi Android pihak ketiga yang memenuhi syarat di Amerika Serikat untuk mengakses katalog aplikasi Google Play Store.
Melalui program ini, toko aplikasi peserta dapat menawarkan aplikasi dari katalog Google Play kepada penggunanya.
>>> OnePlus Dikabarkan Hentikan Operasi di AS dan Eropa, India Menyusul 2027
Unduhan aplikasi tetap akan diselesaikan melalui Google Play dengan ketentuan yang sama seperti unduhan langsung dari Play Store.
Biaya layanan Google Play yang berlaku saat ini tetap akan dikenakan.
Program ini merupakan bagian dari perubahan yang lebih luas dalam ekosistem aplikasi Android yang diperkenalkan awal tahun ini, termasuk opsi penagihan yang diperbarui, biaya pengembang yang direvisi, dan program Registered App Stores.
Persyaratan Program Akses Katalog Play
Untuk berpartisipasi, toko aplikasi pihak ketiga harus mendaftar dan memenuhi persyaratan kelayakan, keamanan, dan kebijakan Google.
Toko aplikasi yang memenuhi syarat harus tersedia di AS dan terdaftar sebagai organisasi.
Mereka juga harus beroperasi sebagai pasar yang sah, terbuka bagi semua pengembang pihak ketiga yang memenuhi syarat dengan kebijakan yang jelas dan tidak diskriminatif.
Selain itu, harus mendapatkan otorisasi dari pengembang untuk mendistribusikan aplikasi mereka dan menghormati hak kekayaan intelektual.
Toko aplikasi wajib menampilkan informasi penting aplikasi, termasuk nama pengembang, deskripsi, versi, ukuran, izin, pengungkapan hukum, dan informasi kontak.
Mereka juga harus mendukung instalasi dan pembaruan aplikasi yang dikendalikan pengguna, serta memastikan instalasi dan perubahan kepemilikan hanya terjadi dengan persetujuan eksplisit pengguna.
Peserta program juga diwajibkan menerbitkan dan menegakkan kebijakan privasi serta kepercayaan dan keselamatan, menyediakan kontrol orangtua, dan mengidentifikasi dengan jelas aplikasi Katalog Play yang berasal dari Google Play sebelum memulai Inline Install API.
Update Terbaru
Innova Zenix Hybrid Resmi Jadi Armada Baru Bluebird, Lebih Irit dan Nyaman
Kamis / 16-07-2026, 13:41 WIB
Spotify Rilis Chatbot AI, Bisa Ngobrol dan Minta Rekomendasi Lagu
Kamis / 16-07-2026, 13:41 WIB
Mayapada Hospital Kuningan Luncurkan International Care Concierge untuk Komunitas Global
Kamis / 16-07-2026, 13:28 WIB
Cerita dari SDN Hanya Satu Murid Baru di Kampung KB Ciamis
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
10 Kota Terbaik untuk Liburan Luar Negeri Pertama, Bukan Paris atau London
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN Blok Masela Hari Ini
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Target Bawa Timnas ke Piala Dunia 2030
Kamis / 16-07-2026, 13:22 WIB
Perang Iran Belum Selesai, Trump Sudah Siapkan Rencana Invasi ke Kuba
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
WN Singapura Cekik Pacar di Bali Hingga Tewas, Pelaku Ditangkap
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Iran Lancarkan Serangan Siber ke HP Tentara AS di Timur Tengah
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Terungkap Isi Cekcok Bellingham dan Messi Saat Inggris vs Argentina
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Cristian Romero Viral Usai Rayakan Gol dan Kemenangan di Depan Pemain Inggris
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
FIFA Rencanakan Halftime Show di Final Piala Dunia 2026, Kontroversi Muncul
Kamis / 16-07-2026, 13:16 WIB







