Sunscreen penting untuk melindungi kulit anak dari paparan sinar ultraviolet (UV). Namun, banyak orang tua bingung memilih antara chemical sunscreen dan physical sunscreen.

Kedua jenis tabir surya ini memiliki cara kerja dan kandungan yang berbeda. Lantas, mana yang lebih baik untuk anak?

>>> 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat

Perbedaan Chemical dan Physical Sunscreen

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), perbedaan utama terletak pada bahan aktif yang digunakan.

Chemical sunscreen mengandung filter UV organik seperti avobenzone, octisalate, octinoxate, atau homosalate. Bahan ini bekerja dengan menyerap energi sinar UV sebelum merusak kulit.

Sementara itu, physical sunscreen atau mineral sunscreen menggunakan zinc oxide, titanium dioxide, atau kombinasi keduanya.

Bahan ini membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk menyerap dan memantulkan sinar UV.

>>> 6 Sepatu Converse Putih Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan

Dari segi tekstur, chemical sunscreen lebih ringan, mudah menyerap, dan tidak meninggalkan white cast.

Sebaliknya, physical sunscreen cenderung lebih kental dan bisa meninggalkan lapisan putih, meski formulasi terbaru sudah mengurangi efek tersebut.

Dermatolog dari AAD menjelaskan bahwa physical sunscreen sering direkomendasikan untuk kulit sensitif karena zinc oxide dan titanium dioxide lebih kecil kemungkinannya memicu iritasi.

Chemical sunscreen lebih cocok untuk kulit normal hingga berminyak.

>>> Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian: Zeta, Beta, dan Alpha

Meski berbeda, kedua jenis sunscreen sama-sama efektif melindungi kulit jika digunakan dengan benar. Pilihan terbaik untuk anak adalah physical sunscreen karena lebih aman bagi kulit sensitif.