Argentina dan Inggris akan memperebutkan tiket final Piala Dunia 2026 pada laga semifinal, Rabu, 15 Juli 2026, di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Georgia.

Pemenang laga ini akan menghadapi Spanyol di final yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, pada Minggu, 19 Juli 2026.

>>> Dua Kepala Sekolah Charter di Lake County Ditangkap karena DUI di Clermont

Pertandingan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya kapten Argentina Lionel Messi berhadapan dengan Inggris sepanjang karier internasionalnya.

Messi telah mencetak delapan gol di turnamen ini dan memimpin perburuan Sepatu Emas. Menurut statistik Opta, ia juga telah menempuh 5 km sambil berjalan dalam dua pertandingan terpisah.

Pengamanan Ketat dan Isu Politik

Pertandingan ini digelar di bawah pengamanan ketat.

Otoritas AS menetapkan laga ini sebagai berisiko tinggi dan melarang segala bentuk spanduk yang merujuk pada konflik Malvinas 1982.

Argentina akan mengenakan jersey tandang biru tua sebagai penghormatan terhadap kemenangan perempat final 1986.

Secara historis, Inggris unggul dengan tiga kemenangan atas Argentina dalam lima pertemuan Piala Dunia sebelumnya.

Tuchel Waspadai Messi, Bellingham Siap Tempur

Pelatih Inggris Thomas Tuchel menekankan pentingnya rencana defensif untuk menghentikan Messi. "Kami harus menemukan cara untuk menghentikannya.

Kami di sini bukan untuk memberinya tahta," ujar Tuchel.

Tuchel menyebut Messi sebagai "pembunuh diam-diam" yang bisa meledak kapan saja. Ia juga memuji kemampuan Messi membaca ruang lebih cepat dari pemain lain.

Di sisi lain, gelandang Inggris Jude Bellingham yang baru berusia 23 tahun telah mencetak enam gol di turnamen ini.

Ia membela performa tim setelah kritik Tuchel terhadap kemenangan atas Norwegia.