Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jepang, termasuk istilah teknis dan operasional, juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan kesiapan TKI.

Afriansyah mengatakan hasil pemetaan akan menjadi bahan evaluasi penyempurnaan kurikulum pelatihan vokasi, peningkatan kualitas instruktur, dan penguatan pembelajaran berbasis praktik.

Kunjungan tersebut juga membahas penguatan perlindungan pekerja Indonesia di Jepang, mulai dari layanan pendampingan dan pengaduan hingga pembekalan kesiapan mental, adaptasi, disiplin, dan komunikasi.

Pembahasan dengan Sekretariat APO mencakup kerja sama peningkatan produktivitas, pengembangan kapasitas SDM, penguatan sertifikasi produktivitas, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi.

>>> Dokter Indonesia Ciptakan AI untuk Deteksi Dini Risiko Gagal Jantung

Menurut Afriansyah, hasil kunjungan akan menjadi dasar bagi Kemnaker dalam menyelaraskan program pelatihan, sertifikasi, penempatan, dan perlindungan tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang dan pasar kerja global.