AS Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Lebanon dan Suriah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberikan tekanan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia meminta agar pasukan Israel ditarik dari Lebanon dan Suriah.
Trump dikabarkan telah menelepon Netanyahu dan memperingatkan bahwa keberadaan pasukan Israel di wilayah negara lain berpotensi memicu ketegangan baru.
>>> Pabrik Drone Terbesar Eropa Dibangun di Kota Kecil Spanyol
Hal itu dapat meningkatkan risiko eskalasi konflik.
"Mereka tidak menginginkanmu berada di sana. Kau seharusnya melakukan penarikan pasukan," kata Trump kepada Netanyahu, dikutip dari Axios pada Rabu (15/7).
Permintaan serupa juga disampaikan khusus terkait pasukan Israel di Lebanon. Namun Kantor Perdana Menteri Israel tidak membenarkan maupun membantah isi percakapan tersebut.
Zona Keamanan dan Negosiasi
Sebelumnya, Kantor Netanyahu hanya menyebut bahwa pemerintah menekankan pentingnya mempertahankan zona keamanan di sepanjang perbatasan Israel.
"Perdana Menteri menekankan perlunya zona-zona keamanan di sepanjang perbatasan Israel," demikian pernyataan resmi mereka.
>>> Mao Nanami, Mangaka Real Girl, Luncurkan Manga Baru pada 26 Juli
Gedung Putih menolak mengomentari isi pembicaraan kedua pemimpin. Pemerintah AS hanya menegaskan hubungan kedua negara tetap kuat dan menyebut pihaknya sebagai "pejuang bagi perdamaian."
Desakan Washington muncul di tengah negosiasi antara Israel dan Lebanon.
Bulan lalu, Israel menyetujui penarikan pasukan dari dua "zona percontohan" di Lebanon sebagai bagian dari pembicaraan dengan pemerintah Lebanon.
Kesepakatan itu bertujuan memberi ruang bagi Angkatan Bersenjata Lebanon untuk mengambil alih pengamanan di kawasan tersebut.
Namun hingga lebih dari dua pekan, tak ada penarikan pasukan yang dilakukan Israel.
>>> Manga It's Strictly Business Diadaptasi Menjadi Serial Live-Action
Kondisi itu disebut memperlambat proses negosiasi mengenai penyelesaian keamanan di wilayah perbatasan. Laporan ini menunjukkan Trump mendorong langkah-langkah yang dapat meredakan ketegangan di kawasan.
Update Terbaru
Pengisi Suara Chihuahua Taco Bell Masih Makan di Sana, Tapi Peringatkan 'Hati-hati'
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
AOC Khawatirkan Tren Looksmaxxing Clavicular Beri Pesan Salah ke Pria Muda
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Manfaat Kopi untuk Kesehatan: Fakta Ilmiah, Kandungan, dan Cara Minum yang Tepat
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Sony Tutup PS3 Store, Emulator RPCS3 Klaim 75% Game PS3 Kini Bisa Dimainkan di PC
Rabu / 15-07-2026, 06:04 WIB
Embark Hukum Pemain Arc Raiders yang Eksploitasi Duplikasi Item
Rabu / 15-07-2026, 06:01 WIB
Trump Akan Berpidato Nasional soal Keamanan Mesin Pemungutan Suara
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Missoula Art Museum Gelar Acara Native Lit Festival
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Spanyol Tiga Kali Beruntun Bikin Prancis Menangis
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Sesumbar Lamine Yamal Terbukti, Spanyol Buat Prancis Tak Berdaya
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Kembang Api Hari Bastille di Eiffel Dimajukan Sehari, Ini Alasannya
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Pelatih Spanyol: Prancis Kalah dari Tim Terbaik di Dunia
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Spanyol Kalahkan Prancis, Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Rabu / 15-07-2026, 05:59 WIB







