Seorang mahasiswa berprestasi di bidang teknologi informasi (IT) asal Universitas Andalas (Unand), Padang, dilaporkan hilang misterius sejak November 2025.

Ryan Al Ghifari, mahasiswa Jurusan Informatika angkatan 2022, dikenal sebagai pembuat aplikasi untuk pegawai dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar).

>>> 12 Perawat di New York Di-PHK Setelah Rumah Sakit Gunakan AI

Ibu Ryan, Ade Melriza (47), menceritakan bahwa anaknya pergi dari rumah sekitar pukul 02.00 WIB pada 17 November 2025.

Ia baru menyadari kepergian Ryan saat bangun subuh dan melihat pintu rumah tidak terkunci.

"Saya tanyakan kepada semua yang ada di rumah, kepada kedua adiknya dan ayahnya.

Mereka juga tidak tahu karena Ryan tidak memberi tahu akan pergi ke mana," ujar Ade kepada wartawan, Selasa (14/7).

Ade hanya menemukan laptop, telepon genggam, dompet berisi uang, serta kartu identitas Ryan masih berada di atas meja kamarnya.

>>> Jule Viral Kembali Sentil Netizen: Kalau Nggak Ada Gue, Nggak FYP! dengan Gaya Blak-blakan yang Bikin Heboh

Keluarga sempat khawatir Ryan menjadi korban banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat dan sebagian Pulau Sumatra pada November 2025.

Mereka mendatangi RS Bhayangkara dan menyerahkan sampel DNA untuk identifikasi, namun hasilnya tidak ada yang cocok.

Kini, Ade berharap anaknya segera ditemukan. Pihak kampus juga telah berupaya mencari, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Mahasiswa Berprestasi dengan Kemampuan IT Unggul

Ryan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan IT di atas rata-rata. Ia menciptakan aplikasi pelayanan publik untuk pemerintah daerah yang hasilnya sangat memuaskan.

Sekretaris Unand, Aidinil Zetra, membenarkan bahwa Ryan sangat kreatif dan memiliki kemampuan yang melebihi teman-temannya.

>>> Ricuh BYD Salah Kirim, Konsumen Pesan Model 2026 yang Datang 2025

"Dari dokumen yang kami kumpulkan, Ryan juga memperoleh banyak penghargaan, termasuk dari pemerintah," jelasnya.