Mengintip Fitur Sound Horeg Early Warning System

Bagi Anda yang belum familiar, Sound Horeg Early Warning System (EWS) adalah platform pemetaan digital yang dirancang khusus untuk melacak dan memprediksi berbagai gelaran festival sound horeg di berbagai daerah.
 
Yang menarik, antarmuka (interface) situs ini dirancang dengan sangat intuitif, mengadopsi gaya visual yang mirip dengan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Alih-alih menampilkan peta cuaca atau gempa, situs ini menampilkan peta interaktif yang memperlihatkan titik-titik lokasi festival sound system sedang atau akan digelar.
 
Keunggulan utama situs ini terletak pada visualisasi "Zona Dampak Kebisingan". Pengunjung situs akan melihat adanya bulatan-bulatan berwarna di sekitar titik acara festival. Bulatan ini bukan hiasan semata, melainkan representasi visual dari radius desibel (dB) yang diprediksi akan dihasilkan oleh sound system tersebut.
 

Memahami Skala Dampak Kebisingan dalam Situs EWS

Untuk memudahkan masyarakat memahami tingkat ancaman kebisingan, situs ini menyediakan panduan skala desibel yang sangat detail dan berbasis pada standar kesehatan pendengaran. Berikut adalah rincian tingkat dampak yang ditampilkan:
 
  • Lebih dari 75 dB (Zona Kritis): Pada tingkat ini, suara yang dihasilkan sangat ekstrem. Percakapan normal antarmanusia menjadi hampir mustahil untuk dilakukan tanpa berteriak. Paparan dalam waktu lama di zona ini berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran sementara hingga permanen, serta memicu peningkatan detak jantung dan kecemasan.
  • Lebih dari 65 dB (Zona Waspada): Suara masuk dalam kategori keras dan mulai menimbulkan ketidaknyamanan fisik. Pada level ini, getaran suara sudah cukup kuat untuk membuat kaca jendela atau perabot rumah tangga yang tidak kokoh ikut bergetar. Aktivitas sehari-hari seperti menonton televisi atau bekerja mulai terganggu signifikan.
  • Lebih dari 55 dB (Zona Pantauan): Meskipun terdengar samar, dengungan bass dari sound horeg pada level ini sudah mulai terdeteksi. Ini adalah tanda awal bahwa ketenangan lingkungan telah terganggu, dan warga yang sensitif terhadap suara mulai merasakan ketidaknyamanan.