Polisi tengah memeriksa sopir truk pengangkut alat berat yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan sopir saat ini dimintai keterangan di kantor polisi.

>>> China Bangun Replika Kapal Perusak AS di Gurun Xinjiang

"Sopir saat ini sedang dimintai keterangan di kantor kepolisian, sudah kita lakukan pendataan untuk mobil truk nyangkut di jam 1 dini hari," kata Robby kepada wartawan, Selasa (14/7).

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab insiden tersebut. Dugaan sementara, sopir tidak memperhitungkan ketinggian JPO dengan muatan truk.

"Sementara masih lidik, mungkin sopir tidak melihat JPO itu tingginya berapa dia enggak tahu, kendaraannya ngangkut ekskavator, tapi itu seperti alat bor gitu ekskavator untuk ngebor," ucap dia.

Robby menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga untuk melakukan evakuasi truk yang tersangkut JPO.

Polisi juga terus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi untuk mengurai kepadatan.

"Karena melibatkan JPO kita harus mendatangkan crane.

Saat ini masih padat jadi belum bisa dievakuasi, masih fokusnya pengaturan lalu lintas dan menunggu dinas terkait," tutur dia.

>>> Bukan Manja, Ini Alasan Ilmiah Kucing Mengendus Wajah saat Anda Tidur

Kemacetan panjang terjadi dari Warung Buncit hingga simpang Kuningan atau TL Rasuna Said.

Robby mengimbau pengendara untuk menghindari Jalan Kapten P Tendean arah Blok M dan menggunakan jalan alternatif.

"Masyarakat diimbau untuk menghindari Jalan Kapten Tendean dan menggunakan jalur alternatif, antara lain Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kemang Raya dan Jalan Antasari," kata dia.