Charlotte Hornets kembali bergerak di bursa transfer dengan mengakuisisi forward veteran Dorian Finney-Smith dan tiga pilihan putaran kedua dari Houston Rockets, Jumat (12/7/2026).

Kesepakatan ini tidak melibatkan pemain atau pilihan draft yang dikirim ke Houston. Hornets hanya menanggung sisa kontrak Finney-Smith.

>>> Bulgaria Siap Bergabung ke Eurozona di Tengah Kekhawatiran Disinformasi Rusia

Finney-Smith, 33 tahun, memasuki musim ke-11 di NBA. Ia dikenal sebagai pemain sayap bertahan yang bisa menjaga beberapa posisi dan membuka ruang tembak.

Presiden Operasi Bola Basket Jeff Peterson mengatakan tim terus bersikap disiplin dalam mengelola aset.

"Saya selalu mencari cara untuk membuat organisasi lebih baik dalam jangka pendek dan panjang," ujarnya.

Tiga pilihan putaran kedua yang diterima Charlotte adalah pilihan 2027 dari Memphis, 2028 dari Houston, dan 2033 dari Houston.

Kini Hornets menguasai 20 pilihan putaran kedua dari 2027 hingga 2033, plus 11 pilihan putaran pertama hingga 2033.

Performa Menurun di Houston

Musim lalu bersama Rockets, Finney-Smith hanya tampil 37 pertandingan setelah pulih dari operasi pergelangan kaki.

Rata-ratanya 3,3 poin, 2,5 rebound, dan 1 asisten dalam 16,8 menit per game.

Persentase tembakannya 33% dari lapangan dan 27% dari tiga angka, keduanya terendah sepanjang karier. Performa buruk itu membuat Houston bersedia menambahkan pilihan draft untuk melepasnya.

>>> Viral! Sederet Nyinyiran Kejam dr. Ayu kepada Amanda Zahra Terbongkar: Dari Sebutan "Muka Unoriginal" hingga Permintaan Maaf yang Menggemparkan

Rockets menandatangani Finney-Smith dengan kontrak empat tahun senilai hampir $53 juta pada 2025. Namun setelah mendatangkan Marcus Smart dan Bogdan Bogdanovic, mereka perlu membuka slot roster.

Dampak Finansial dan Roster