Isi Daya Perangkat Lain dalam Keadaan Darurat

Beberapa ponsel Android mendukung pengisian daya terbalik (reverse wired charging) melalui port USB-C. Ini memungkinkan Anda mengisi daya perangkat lain seperti earbud nirkabel atau ponsel teman.

Fitur ini sangat berguna saat bepergian dan tidak ada akses ke charger dinding. Namun, perlu diingat bahwa mengisi daya perangkat lain akan menguras baterai ponsel Anda.

Gunakan Koneksi Ethernet Kabel saat Wi-Fi Lemah

Saat Wi-Fi tidak stabil, koneksi Ethernet kabel bisa menjadi solusi. Dengan adaptor USB-C-to-Ethernet, Anda bisa menghubungkan ponsel ke jaringan kabel.

Android biasanya mendeteksi koneksi secara otomatis tanpa perlu instalasi aplikasi tambahan. Ini sangat berguna di hotel dengan Wi-Fi yang tidak konsisten.

Ubah Ponsel Menjadi Desktop Workstation

Dengan hub USB-C dan monitor eksternal, ponsel Android bisa digunakan seperti komputer desktop. Beberapa ponsel mendukung mode desktop seperti Samsung DeX atau Motorola Ready For.

Anda bisa menjalankan aplikasi dalam jendela yang dapat diubah ukurannya, mengedit dokumen, atau browsing web di layar besar.

Keyboard dan mouse membuat pengalaman semakin produktif.

Meskipun tidak semua ponsel mendukung mode desktop penuh, mirroring layar ke monitor tetap berguna untuk menonton video atau multitasking.

>>> Review iQOO 15R: Menggugat Dominasi Flagship Ultra, Apakah Snapdragon 8 Gen 5 Jadi Jawaban Akhir Para Gamer?

Port USB-C ponsel Anda memiliki potensi besar. Dengan aksesori sederhana seperti hub USB-C atau SSD portabel, Anda bisa mengubah cara menggunakan ponsel sehari-hari.