>>> Swiss Murka, Aturan Baru FIFA dan IFAB Picu Kartu Merah Breel Embolo

Dia hanya mencoba memicu kami, dan kami sendiri sadar bahwa kami masih memiliki level permainan yang lebih tinggi yang bisa kami capai,' bebernya.

Top skor sepanjang masa timnas Inggris itu tidak menampik bahwa sepanjang turnamen yang digelar di Amerika Utara ini, performa mematikan Inggris belum keluar secara utuh selama 90 menit penuh.

'Kami belum melihat [level tertinggi] itu keluar sepenuhnya, kami baru menunjukkannya sekilas secara bergantian,' kata Kane mengakui.

'Saat melawan Norwegia, performa terbaik itu hanya muncul sekilas.

Kami belum memegang kendali penuh atas permainan seperti yang kami inginkan dan yang saya rasa mampu kami lakukan.

Namun di fase ini, Anda sedang berhadapan dengan tim-tim terbaik di dunia. Kami akan melawan salah satu tim terbaik dunia di semifinal nanti,' terangnya.

Kane mengaku sangat menyenangkan Inggris berada di semifinal Piala Dunia 2026, tapi ia masih merasa timnya bisa bermain jauh lebih baik lagi.

'Cara para pemain bertahan sebagai sebuah tim dan cara kami menyerang saat melawan Norwegia sudah menyajikan beberapa momen yang sangat bagus.

>>> Apakah Parfum Scarlett Boleh Dipakai Sholat? Ini Penjelasan Hukumnya

Jude [Bellingham] kembali menjadi pahlawan dengan dua golnya. Secara keseluruhan, kami patut sangat puas,' tuturnya.