>>> Ramalan Zodiak 13 Juli: Taurus Terlalu Santai, Aries Jangan Sembrono

Jika kapasitas tersebut masih belum mencukupi, penumpang dapat membeli Additional Piece sebelum keberangkatan atau layanan Excess Baggage di bandara.

Khusus bagasi Economy Class dengan berat lebih dari 23 kilogram hingga maksimal 32 kilogram, tersedia layanan Heavy Bag yang hanya dapat dibeli melalui layanan Excess Baggage di bandara.

Garuda juga menegaskan pembelian bagasi tambahan kini tidak lagi dihitung berdasarkan kilogram, melainkan berdasarkan jumlah koper yang ditambahkan sesuai ketentuan kelas dan jenis tiket.

"Dengan diberlakukannya Piece Concept, pembelian bagasi tambahan tidak lagi dihitung berdasarkan kilogram, melainkan berdasarkan jumlah bagasi (Additional Piece) yang disesuaikan dengan kapasitas bagasi bebas biaya pada kelas dan jenis tiket yang dimiliki," jelas Garuda Indonesia.

Menanggapi anggapan bahwa kebijakan baru ini bertujuan meningkatkan pendapatan perusahaan, Garuda Indonesia membantah tudingan tersebut.

Maskapai menegaskan perubahan dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan menyelaraskan standar dengan maskapai internasional.

"Tidak (bertujuan meningkatkan pendapatan Garuda Indonesia).

Penumpang justru memperoleh sejumlah manfaat, seperti peningkatan batas berat bagasi pada beberapa kategori tiket, aturan bagasi yang lebih mudah dipahami, proses check-in yang lebih efisien, serta penanganan bagasi yang lebih aman dan konsisten," tegas Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia menambahkan transformasi layanan akan dilakukan secara bertahap agar tetap memberikan kenyamanan bagi penumpang.

>>> Viral Pengantin Gelar Nobar Piala Dunia 2026 demi Manjakan Tamu Undangan

"Garuda Indonesia tetap berkomitmen memberikan manfaat bagasi yang kompetitif pada setiap rute, tanpa mengurangi nilai layanan yang diterima penumpang," tutup perusahaan.