Kemampuan berkumpul di dunia maya dari rumah masing-masing juga memudahkan latihan tanpa perlu menyewa tempat. Ini benar-benar visi kemudahan akses yang dijanjikan masa depan virtual.

Dari segi animasi, bingkai virtual memungkinkan YUME∞MITA mendorong kualitas animasi 3D CGI lebih jauh. Karakter bisa dianimasikan dengan gaya kartun yang liar saat berada di ruang virtual.

Ini menunjukkan evolusi produksi sekaligus menciptakan kontras dengan adegan dunia nyata yang lebih realistis. Internet digambarkan sebagai ruang di mana karakter bisa bebas, tanpa tekanan fisik.

Sisi Lain Layar

Namun, tampil dari rumah juga menuntut usaha terus-menerus. Jadwal padat sudah terlihat di episode kedua, saat Miyako kesulitan menyeimbangkan peran sebagai musisi daring dan ilustrator.

Menjadi streamer bisa menyenangkan, tetapi juga pekerjaan. Kebutuhan akan manajer efektif dan rekan setim yang mendukung menjadi penting.

Interaksi internet sebagai pekerjaan juga mengharuskan menghadapi komentator secara profesional. Nonoka belajar hal ini di episode yang sama, ketika balasannya dianggap tidak pantas oleh penonton.

Mata internet bisa mengintimidasi dan menghakimi, serta bisa dimanipulasi. Di satu sisi, kepalsuan presentasi daring bisa menguntungkan.

>>> Jababeka dan Sembcorp Sepakat Perluas KEK Kendal 1.000 Hektare

Arale bisa bernyanyi tanpa rasa takut, Miyako bisa tampil ramah meski kesulitan di kehidupan nyata.

Namun, anonimitas tidak melindungi dari antagonisme. MewType tetap grup publik, sehingga masalah seperti komentar Nonoka berdampak langsung pada karier mereka.

Jika terlalu jauh, mereka bisa terancam 'di-cancel'—menjadi sasaran kebencian publik yang mengeringkan basis penggemar. Ini menunjukkan bagaimana YUME∞MITA membawa cerita BanG Dream!

ke era virtual.

Dibanding cerita sebelumnya yang hanya menggunakan komentar internet sebagai vektor ketidaksenangan, YUME∞MITA benar-benar membahas kesalahpahaman yang muncul dari interaksi melalui layar.