Teknik tailoring presisi tinggi, bordiran nyaris mustahil, dan konstruksi volume dramatis membuktikan bahwa imajinasi anak-anak layak diperlakukan dengan keseriusan tertinggi.

Gelembung Permen Karet dan Pesan Re-believe

Pertunjukan dipenuhi momen mengundang senyum tanpa menjadi kostum. Salah satu yang mencuri perhatian adalah aksesori gelembung permen karet yang tampak mengembang dari wajah model.

Referensi itu dieksekusi dengan bahasa couture bersih sehingga tidak jatuh menjadi gimmick. Permainan visual itu bergema di barisan depan saat Cardi B hadir dengan gaun merah dramatis.

Di balik warna cerah, Wun membicarakan hal serius. Ia memperkenalkan gagasan Re-believe, ajakan untuk kembali percaya.

"Percaya bahwa sebuah karya seharusnya menginspirasi lebih dari sekadar hasrat material, melainkan menjadi komitmen untuk menggambarkan sisi terbaik kemanusiaan," tulisnya.

Menuju akhir, koleksi mencapai klimaks puitis. Seorang model muncul dengan mantel hitam, dan dari balik tubuhnya balon-balon cerah meledak keluar dari konstruksi busana.

Penampilan terasa seperti pelepasan emosi yang ditahan sejak awal. Balon-balon itu bukan sekadar dekorasi.

"Bagaikan masa kecil yang masih kita simpan jauh di dalam diri. Indah dan penuh sukacita, tetapi rapuh dan tidak diciptakan untuk bertahan selamanya," tulis Wun.

Robert Wun tidak menawarkan pelarian dari kenyataan. Ia mengusulkan cara baru menghadapinya: dengan rasa ingin tahu, keberanian berimajinasi, dan ruang untuk bermain.

>>> 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish

Di akhir catatan koleksi, ia menulis: "Percaya pada kebaikan, tanpa wilayah abu-abu. Seperti yang dahulu diajarkan kepada kita."