Medan magnet Bumi secara teratur berbalik arah, setidaknya dalam skala geologis. Rata-rata, peristiwa ini terjadi setiap 300.000 tahun.

Saat terjadi, Kutub Utara magnetik bergerak ke Selatan, sementara Kutub Selatan melintas ke Utara. Proses ini membutuhkan waktu ratusan hingga ribuan tahun untuk selesai.

>>> Bau Klorin di Kolam Renang Justru Tanda Bahaya, Kata Ahli

Selama periode tersebut, kutub dapat mengembara hingga ke khatulistiwa. Bahkan, beberapa kutub utara dan selatan magnetik bisa muncul secara bersamaan di berbagai tempat di Bumi.

Pembalikan Matuyama-Brunhes: Peristiwa Terakhir

Pembalikan besar terakhir terjadi sekitar 780.000 tahun lalu, dikenal sebagai pembalikan Matuyama-Brunhes.

Peristiwa ini disebabkan oleh pergerakan logam cair di inti Bumi, yang dipicu oleh rotasi, revolusi, dan konveksi termal planet.

Ahli geofisika di Helmholtz Centre di Jerman telah membangun model global medan magnet Bumi selama pembalikan tersebut.

Model ini didasarkan pada data magnetik dari sedimen inti sampel yang dibor di seluruh dunia.

Pembalikan medan magnet sementara lebih sering terjadi, setiap 10.000 hingga 50.000 tahun. Yang terakhir terjadi sekitar 41.000 tahun lalu, dikenal sebagai ekskursi Laschamp.

>>> Doa Hari Pertama Masuk Sekolah, Amalkan agar Diberi Kelancaran dan Kemudahan

Visualisasi dan Dampak Pembalikan

Model global tersebut tidak hanya disimpan di laboratorium; para ilmuwan membuatnya menjadi visual dan dapat didengar.

Animasi menunjukkan bagaimana polaritas terpecah dan bergabung, diiringi musik orisinal untuk tiga biola dan tiga cello.

Hasilnya adalah hiruk-pikuk yang mencemaskan, yang akhirnya kembali harmonis—seperti kembalinya Bumi ke kondisi normal.

Nenek moyang manusia purba mungkin hidup selama pembalikan Matuyama-Brunhes, yang diperkirakan berlangsung sekitar 22.000 tahun.

Fluktuasi magnetosfer, yang biasanya melindungi Bumi dari radiasi kosmik dan matahari, pasti memiliki konsekuensi.

>>> Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Lewat HP, Cukup Siapkan NIK KTP

Namun, catatan antropologis dari era itu terlalu sedikit untuk menarik kesimpulan pasti. Dampak pasti pada kehidupan masih menjadi misteri besar sains.