Empat pemimpin daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 memiliki kebiasaan unik: mereka lebih banyak berjalan ketimbang berlari di lapangan.

Kylian Mbappe memimpin dengan delapan gol dan dua assist. Lionel Messi juga mengoleksi delapan gol, namun hanya satu assist.

>>> Topan Bavi Mengamuk di Jepang-Taiwan, 14 Ribu Warga Mengungsi

Di bawah mereka ada Erling Haaland dengan tujuh gol dan Harry Kane dengan enam gol. Keempatnya sama-sama lebih banyak berjalan.

Messi, misalnya, menempuh jarak 6,6 kilometer per pertandingan, dan 62 persen di antaranya dilakukan dengan berjalan kaki.

Ia hanya sesekali berlari.

Haaland menempuh sembilan kilometer saat melawan Brasil, tetapi 84 persen di antaranya dengan berjalan. Jarak tempuhnya menjadi yang terendah dalam laga tersebut.

Kane rata-rata menempuh 11 kilometer per pertandingan.

>>> Hanaori-san Still Wants to Fight in the Next Life Dapat Dub Inggris pada 11 Juli

Sementara Mbappe lebih banyak melakukan sprint dan menjadi pemain tercepat dengan kecepatan 37,6 km/jam saat melawan Maroko.

Efektivitas sebagai Pembeda

Bagaimana pemain yang lebih banyak jalan bisa menjadi striker mematikan? Efektivitas menjadi jawabannya.

Haaland tidak banyak terlibat dalam membangun serangan seperti Kane, tidak banyak dribel seperti Mbappe, dan rasio assistnya rendah.

Menurut analisis Marca, tujuh dari 18 tembakan Haaland berbuah gol. Meski tampak tidak terhubung dengan permainan, cara bermainnya adalah taktik yang dirancang cermat.

>>> Tips Memilih Sepatu Sekolah yang Tahan Lama dan Nyaman Dipakai

Saat striker lain terus bergerak menyibukkan bek lawan, Haaland memperlambat langkahnya dan mempelajari celah pertahanan lawan.