David Beckham mencapai tingkat popularitas yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar komersial Amerika Serikat.

Mantan gelandang timnas Inggris berusia 52 tahun itu mendominasi iklan televisi AS selama Piala Dunia.

>>> Tour de France: Suhu Ekstrem Uji Batas Ketahanan Fisik Pembalap

Menurut laporan The Guardian, Beckham muncul di berbagai kampanye produk secara bersamaan. Ia tampil di layar stadion, iklan TV, dan hadir langsung di venue pertandingan.

Forbes bahkan menerbitkan artikel peringatan tentang potensi kejenuhan pasar. Namun, konsumen Amerika terus menerima kehadiran mereknya yang luas.

Beckham diperkirakan meraup hingga $25 juta dari siklus turnamen ini tanpa harus bermain.

Daya tariknya bergantung pada persona publik yang terkontrol, memadukan kemanisan ala Old Hollywood dengan identitas netral.

Kemitraan Bisnis Strategis di Miami

Akuisisi franchise Inter Miami sebagai salah satu pemilik menjadi fondasi kekuatan finansial jangka panjang Beckham di AS.

>>> 7 Aplikasi Penghasil Uang Terbaru 2026, Saldo DANA Gratis Bisa Cair

Ia bermitra dengan Jorge dan José Mas Santos, miliarder berpengaruh di komunitas eksil Kuba di Miami.

Kekayaan keluarga Mas berasal dari Mastech Industries, perusahaan komunikasi dan konstruksi besar. Pembangunan Freedom Park Arena baru memperkuat dominasi pasar lokal yang dibangun oleh kemitraan Mas dan Beckham.

Efek Messi pada Nilai Inter Miami

Kedatangan bintang Argentina Lionel Messi pada 2023 semakin mempercepat pertumbuhan finansial dan visibilitas budaya Inter Miami. Messi terikat kontrak hingga 2028.

Jersey Inter Miami menjadi kaos keempat terlaris di sepak bola global.

Sebuah mural besar Messi di pusat Wynwood telah menjadi daya tarik wisata utama, menarik populasi Amerika Selatan dan Tengah di Miami.

>>> KPK: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terima Rp2,93 Miliar dari Pemerasan Bawahan

Beckham berpartisipasi dalam pembuatan mural tersebut, melanjutkan strategi ekspansi merek selama 30 tahun yang dimulai sejak awal karier bermainnya.