BPJS Ketenagakerjaan memperluas manfaat jaminan sosial melalui Program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat). Program ini menyasar ahli waris peserta yang telah menerima santunan.

Tujuannya membekali mereka dengan keterampilan agar mampu membangun kembali kemandirian ekonomi.

>>> Agrinas Palma Kelola Aset Perkebunan 4,11 Juta Hektare

Program dijalankan di Kalimantan bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUKMP) Kota Balikpapan serta Bank BTN Cabang Balikpapan.

Ketiga pihak memberikan pelatihan, pendampingan, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan. Langkah ini menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan layanan beyond protection.

Santunan yang diterima ahli waris diharapkan tidak hanya untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi modal awal usaha berkelanjutan.

Sebanyak 30 ahli waris di Kalimantan mengikuti pembekalan tahap awal.

Kolaborasi Strategis untuk Kemandirian Ekonomi

Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Hardianto, menyambut baik kolaborasi dengan DKUKMP dan Bank BTN. Ia menilai kerja sama ini membuat program lebih dari sekadar perlindungan.

"Kami sangat mendukung program PEKA bagi ahli waris penerima manfaat dengan berkolaborasi dengan DKUKMP dan BTN.

Harapan kami ketika dana klaim diterima oleh ahli waris harus ada keterampilan yang didapatkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7).

Ia menambahkan, setelah suami meninggal dan keluarga kehilangan pendapatan, ahli waris tetap bisa melanjutkan hidup lewat bekal keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan.

Langkah ini penting agar perekonomian keluarga tetap terjaga.

>>> DJ Khaled Pamerkan Penurunan Berat Badan yang Impresif

Kepala Cabang Bank BTN Balikpapan, Bobby Chandra, memberikan edukasi bertema Pensiun Tenang, Uang Terjaga, Hidup Bermakna. Ia menekankan pentingnya perencanaan keuangan bagi ahli waris.