Otoritas Regulasi Telekomunikasi India (TRAI) baru-baru ini mengeluarkan klarifikasi resmi terkait kontroversi nomor seri 140 dan 1600.

Dalam pernyataannya, TRAI menegaskan bahwa nomor-nomor tersebut tidak boleh diblokir, diberi tag, atau difilter oleh aplikasi caller ID.

>>> 5 Sabun Cuci Muka Terbaik untuk Pria 2026, Wajah Bersih Banyak Direkomendasikan Pengguna

Klarifikasi ini sekaligus membantah laporan media yang dianggap sebagai misinformasi.

TRAI menegaskan bahwa pelanggan hanya dapat memblokir panggilan dari nomor seri 140 melalui mekanisme DND (Do Not Disturb).

Sementara itu, panggilan dari nomor seri 1600 tidak boleh disentuh sama sekali.

Penyalahgunaan Nomor Seri oleh Institusi

Meski demikian, klarifikasi TRAI tidak menyentuh akar masalah: penyalahgunaan nomor seri oleh institusi. Nomor 1600 sejatinya diperuntukkan bagi panggilan transaksional seperti peringatan penipuan, konfirmasi pembayaran, dan pembaruan akun.

Namun, bank dan lembaga keuangan justru menggunakannya untuk panggilan pemasaran, seperti menawarkan kartu kredit, pinjaman, dan asuransi.

Praktik ini melanggar aturan TRAI sendiri, namun regulator tidak menyebutkan langkah penegakan hukum terhadap pelanggar.

Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi (MeitY) dikabarkan sedang mengevaluasi permintaan TRAI untuk ditetapkan sebagai lembaga berwenang mengatur aplikasi caller ID dan manajemen panggilan.

TRAI telah mendekati MeitY agar memiliki kewenangan atas aplikasi seperti Truecaller.

>>> 5 Cara Merawat Tas Kulit Sintetis agar Tidak Mudah Mengelupas

Saat ini, aplikasi caller ID seperti Truecaller berada di luar yurisdiksi TRAI karena berstatus sebagai perantara yang diatur oleh Undang-Undang IT 2000.

MeitY pun tengah berkonsultasi dengan Departemen Telekomunikasi mengenai jalur hukum yang tepat.

Klarifikasi TRAI juga menegaskan bahwa aplikasi caller ID tidak boleh menampilkan tag spam pada nomor seri 1600, berapa pun banyaknya laporan pengguna.

Konsumen tidak memiliki cara resmi untuk memblokir atau melaporkan panggilan tak diinginkan dari nomor tersebut.

Truecaller melaporkan bahwa pengguna kini mengabaikan sekitar 8 dari 10 panggilan dari nomor seri 140 dan 1600, serta memblokir lebih dari 500 ribu panggilan secara manual setiap hari.

Tanpa informasi siapa yang menelepon, banyak konsumen memilih untuk tidak menjawab sama sekali.

Klarifikasi ini hanya mengulang aturan yang berlaku untuk aplikasi caller ID, namun bungkam soal penegakan hukum terhadap institusi yang menyalahgunakan nomor seri.

>>> Moisturizer Citra Pearly Glow UV: Klaim Cerah dan Ulasan Pengguna

Selama celah itu belum ditutup, konsumen diperkirakan akan terus menghindari panggilan dari nomor-nomor tersebut.