The Odyssey, film epik garapan Christopher Nolan, mendapat sambutan positif dari para penonton pertama yang hadir di acara premiere.

Film yang diadaptasi dari epos Homer ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 15 Juli 2026.

>>> Toy Story 5 Raup Rp14 Triliun, Siap Lampaui Pendahulu

Banyak kritikus film memuji pencapaian Nolan dalam menghadirkan kisah perjalanan Odysseus ke layar lebar.

Pujian untuk Akting dan Sinematografi

Peri Nemiroff dari Collider menyebut The Odyssey sebagai adaptasi yang megah dan memikat, dengan sentuhan khas Nolan.

Ia menilai sulit membayangkan sutradara lain yang mampu membawa materi sumber ini dengan skala dan hati sebesar itu.

Managing Editor Discussing Film, Andrew J. Salazar, dan Jazz Tangcay dari Variety juga memuji film ini sebagai pencapaian luar biasa.

David Ehrlich dari IndieWire mencatat bahwa babak terakhir film memberikan bayaran setimpal, meski beberapa bagian terasa kurang mulus.

Simon Thompson memuji teknik pembuatan yang nyaris sempurna dan akting Matt Damon sebagai Odysseus, yang disebut sebagai salah satu penampilan terbaiknya.

Ia juga menyoroti penampilan Robert Pattinson sebagai Antinous dan John Leguizamo sebagai Eumaeus yang memukau.

>>> Sinopsis Tomorrow Never Dies, Bioskop Trans TV 10 Juli 2026

Clayton Davis dari Variety menilai peran Matt Damon dan Tom Holland akan menjadi kesuksesan besar bagi Nolan.

Erik Davis dari Fandango secara khusus memuji Robert Pattinson yang berhasil memerankan sisi jahat karakternya dengan total.

Ia menyebut film ini sebagai kemenangan mutlak dan pencapaian sinematik puncak dari Nolan.

Produksi dan Pemain

The Odyssey dibintangi Matt Damon, Anne Hathaway, Zendaya, Tom Holland, Robert Pattinson, Lupita Nyong'o, Charlize Theron, John Leguizamo, dan Elliot Page.

Film ini menjadi film cerita pertama yang sepenuhnya direkam menggunakan kamera IMAX dengan durasi maksimal tiga menit per pengambilan.

Nolan mengungkapkan kepada Empire bahwa ia menghabiskan lebih dari 2 juta kaki seluloid dan menjalani syuting selama 91 hari.

>>> Gong Yoo Gelar Fan Meeting Perdana di Jakarta Tahun Ini

Ia memilih mengadaptasi epos Yunani karena melihat celah dalam budaya sinema untuk menghadirkan mitologi dengan bobot dan kredibilitas produksi Hollywood beranggaran besar dalam format IMAX.