Meski alasannya belum sepenuhnya dipahami, faktor genetik diduga berperan besar dalam menentukan ketertarikan nyamuk terhadap seseorang.

5. Sedang hamil.

Ibu hamil cenderung lebih sering digigit nyamuk. Selama kehamilan, metabolisme tubuh meningkat sehingga menghasilkan lebih banyak karbon dioksida dan panas.

>>> PSSI Respons Keresahan Prabowo soal Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN

Kedua hal tersebut membuat nyamuk lebih mudah menemukan targetnya.

6. Bakteri alami di kulit.

Kulit manusia dihuni oleh jutaan bakteri baik. Bakteri ini membantu memecah keringat dan menghasilkan aroma khas tubuh.

Komposisi bakteri kulit yang berbeda-beda membuat sebagian orang lebih menarik bagi nyamuk dibandingkan yang lain.

7. Mengenakan pakaian berwarna gelap.

Selain mengandalkan penciuman, nyamuk juga menggunakan penglihatan untuk mencari mangsa.

Warna hitam, merah tua, dan oranye lebih mudah menarik perhatian nyamuk dibandingkan warna terang seperti putih, biru muda, atau hijau muda.

8. Baru berolahraga.

Olahraga membuat tubuh berkeringat, suhu tubuh meningkat, dan produksi karbon dioksida bertambah. Kombinasi ketiga faktor tersebut membuat nyamuk lebih mudah menemukanmu, terutama jika berolahraga di luar ruangan.

9. Mengonsumsi alkohol.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman beralkohol, terutama bir, dapat meningkatkan daya tarik seseorang bagi nyamuk.

Diduga, alkohol memengaruhi metabolisme tubuh sehingga produksi karbon dioksida dan suhu tubuh ikut meningkat.

Cara Mengurangi Risiko Digigit Nyamuk

Situs Mosquito Magnets menyebutkan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk.

Gunakan pakaian berlengan panjang saat berada di luar rumah, terutama pada pagi dan menjelang malam ketika nyamuk paling aktif.

Pilih pakaian berwarna terang, gunakan losion antinyamuk, dan segera mandi setelah berolahraga untuk mengurangi keringat yang menempel di kulit.

Pastikan lingkungan rumah bebas dari genangan air karena tempat tersebut menjadi lokasi favorit nyamuk berkembang biak.

>>> Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi Usai Bawa Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026

Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melindungi diri dari gigitan nyamuk, risiko terkena penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam berdarah, malaria, maupun chikungunya, juga dapat dikurangi.