Trump Pecat Komisioner Komisi Bantuan Pemilu AS Jelang Pemilu Paruh Waktu
Organisasi hak pilih mengecam pembersihan itu sebagai upaya sengaja untuk menghindari Kongres dan memaksakan perubahan pada persyaratan pemilu melalui pos nasional.
>>> Selandia Baru Pertimbangkan Bergabung dengan Pakta Pertahanan Australia-Fiji
"Sejak menjabat, Trump telah menekan Komisi Bantuan Pemilu untuk mengubah aturan pemilu guna menerapkan SAVE Act — karena mereka tidak bisa meloloskan undang-undang itu di Kongres," kata Max Flugrath, advokat hak pilih dari Fair Fight Action.
Flugrath menegaskan bahwa cabang eksekutif berupaya mengendalikan prosedur pendaftaran secara sepihak.
"Ini adalah perebutan kekuasaan lain oleh presiden putus asa yang tidak menginginkan pemilu paruh waktu yang adil," tulis Flugrath.
Pakar hukum mencatat bahwa penghentian itu mencegah lembaga tersebut memberlakukan penyesuaian kebijakan yang sah hingga Senat mengonfirmasi calon baru.
"Pemecatan ini membuat lembaga tanpa kepemimpinan dan tidak mampu menjalankan tanggung jawab utamanya," kata Michael Waldman, presiden dan CEO Brennan Center for Justice di NYU Law.
Waldman menekankan bahwa undang-undang yang mendasarinya memerlukan kuorum bipartisan tiga komisioner untuk memfinalisasi keputusan.
"Kongres sengaja membentuk Komisi Bantuan Pemilu sebagai lembaga bipartisan untuk membantu negara bagian menyelenggarakan pemilu yang bebas, adil, dan aman," kata Waldman.
Pejabat pemilu negara bagian memperingatkan bahwa pembersihan manajemen mendadak mengancam stabilitas nonpartisan menjelang pemungutan suara nasional.
"Tidak bertanggung jawab dan berbahaya bahwa pemerintahan ini tetap bertekad menimbulkan kekacauan bagi pejabat pemilu kami di seluruh negeri," kata Sekretaris Negara Bagian Arizona Adrian Fontes.
>>> Giants Hadapi Rockies di Oracle Park Usai Dihajar Toronto
Fontes mengkritik gangguan administratif yang menimbulkan gesekan tak perlu dalam jaringan lokal. "Langkah ini merusak integritas administrasi pemilu nonpartisan," kata Fontes.
Update Terbaru
Istana: Prabowo Sudah Ingatkan Berbenah Sebelum Tindakan Hukum
Jumat / 10-07-2026, 11:07 WIB
Industri Kimia Nasional Tancap Gas Bidik Pasar Eurasia
Jumat / 10-07-2026, 11:07 WIB
OJK Tegaskan Penagihan Lewat Pihak Ketiga Wajib Patuhi POJK Pelindungan Konsumen
Jumat / 10-07-2026, 11:07 WIB
Bocoran Demokrat: Skema Pilpres 2029 Sudah Tentukan Pemenang Sebelum Coblosan
Jumat / 10-07-2026, 11:04 WIB
Redmi Note 17 Resmi: Layar OLED 7 Inci dan Baterai 8000mAh
Jumat / 10-07-2026, 11:04 WIB
BSNL Luncurkan Telepon Satelit untuk Komunikasi di Area Tanpa Sinyal
Jumat / 10-07-2026, 11:04 WIB
Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Mengakhiri Muharram dan Meluruskan Mitos Bulan Safar, Lengkap dengan Teks serta Amalannya
Jumat / 10-07-2026, 11:03 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 11 - 12 Juli 2026
Jumat / 10-07-2026, 10:57 WIB
Belum Setahun, Browser Atlas Milik OpenAI Resmi Ditutup
Jumat / 10-07-2026, 10:54 WIB
Rachmat Gobel Sakit Apa? Benarkah Serangan Jantung? Berikut Kronologi Kematian Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jumat / 10-07-2026, 10:53 WIB







