Kami hanya ingin membiarkan sistem hukum berjalan," kata Justin.

Ia mengakhiri pernyataannya dengan berterima kasih kepada orang-orang terdekat yang mendukung mereka. "Terima kasih terasa tidak cukup.

Tapi kami ada di sini karena kalian semua, teman dan keluarga.

Satu hal yang kami pelajari adalah ketika Tuhan menekan tombol reset dan semuanya terlepas, saat itulah cinta muncul," ujarnya.

Emily Baldoni juga berbagi perspektifnya. Ia menjelaskan bagaimana pengalaman ini memengaruhi rumah tangga mereka selama dua tahun terakhir.

"Kebenaran dan fakta telah berbicara sendiri, dan inilah kami," kata Emily.

Ia menekankan bahwa tetap berpikiran positif tidak menghilangkan ketidakadilan dan rasa sakit yang mereka rasakan. "Kami harus bergulat dengan banyak hal.

Bagaimana mungkin hal seperti ini bisa terjadi? Apalagi dengan menyamar sebagai perjuangan untuk perempuan," ujar Emily.

>>> Sheriff: Pemulihan Utuh Jasad Javeayah Harris Kemungkinan Besar Tidak Akan Terjadi

Emily mengaku masih banyak yang ingin disampaikan, namun prioritas saat ini adalah melangkah maju bersama. Tim hukum Lively belum memberikan pernyataan terkait video yang diunggah Baldoni.