Sheriff Aiken County, Charles Sawyer, mengumumkan bahwa pihak berwenang kemungkinan besar tidak akan menemukan seluruh bagian jasad Javeayah Harris.

Orangtua korban, Michilae Herring dan Johnmarea Harris, diduga menggunakan bahan kimia korosif dan alat lain untuk menghancurkan bukti setelah kematian anak tersebut.

>>> Pengisi Suara Misae di Crayon Shin-chan Versi Korea, Hee-sun Kang, Meninggal di Usia 65

Penyidik berhasil menemukan beberapa sisa jasad manusia dari Cedar Creek Reservoir di Fairfield County.

Analisis DNA kemudian mengonfirmasi bahwa jaringan yang ditemukan cocok sebagai anak kandung dari Herring dan Harris.

Pihak berwenang meyakini bahwa bocah perempuan itu telah meninggal sekitar satu bulan sebelum Herring menghubungi 911 pada 30 Juni untuk melaporkan hilangnya sang anak.

Menurut laporan wistv. com, kedua orangtua kini menghadapi tuduhan tambahan terkait perusakan dan penistaan jasad manusia.

Upaya Penghancuran Bukti yang Ekstensif

"Melalui bukti forensik, pernyataan, dan analisis, kami menemukan upaya ekstensif dan disengaja untuk menghancurkan serta menyembunyikan bukti setelah kematian Javeayah," ujar Sawyer.

>>> Meta Superintelligence Labs Rilis Muse Spark 1.1, Model Multimodal untuk Agen AI

Sheriff mencatat bahwa kasus ini merupakan salah satu penyelidikan paling mengganggu yang pernah ia hadapi selama karier panjangnya di bidang penegakan hukum.

"Kecil kemungkinan seluruh bagian tubuh Javeayah atau sisa lainnya akan ditemukan mulai saat ini," kata Sawyer.

Ia menjelaskan bahwa penyidik menghadapi tantangan yang tidak dapat diatasi dalam mengambil sisa tubuh anak tersebut karena metode ekstensif yang digunakan para tersangka.

"Kami semua berharap dan berdoa untuk menemukan tubuhnya, tetapi dengan informasi yang kami temukan, hal itu tidak mungkin terjadi," tambah Sawyer.

>>> Nikola Kusturica Pilih UCLA daripada Michigan

Sheriff Sawyer menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Aiken County atas dukungan yang melimpah selama penyelidikan, dan meminta publik untuk tetap mendoakan anggota keluarga Javeayah yang masih hidup.