FIFA menolak banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise.

Keputusan ini diumumkan sehari sebelum laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko.

>>> Pimpinan DPR Minta Fokus Pembangunan, Bukan Ganti Nama Jabar

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima pemberitahuan penolakan tersebut pada Rabu (8/7) pagi.

"Kartu kuning itu tidak berubah," ujar Deschamps dalam konferensi pers sebelum pertandingan, seperti dikutip dari media Maroko, Hespress.

Olise mendapatkan kartu kuning saat Prancis mengalahkan Paraguay di babak 16 besar.

Dengan satu kartu kuning yang dimilikinya, ia terancam absen di semifinal jika kembali mendapat kartu kuning saat melawan Maroko.

>>> Bonnie Tyler Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun

FFF mengajukan banding dengan merujuk pada keputusan FIFA yang membatalkan sanksi kartu merah pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Balogun sempat mendapat kartu merah di babak 32 besar, namun FIFA menangguhkan larangan bermainnya sehingga ia bisa tampil di babak 16 besar.

Keputusan FIFA terhadap Balogun dinilai kontroversial karena menjadi pertama kalinya kartu merah tidak berlaku pada laga berikutnya. Sebagai bentuk protes, FFF membandingkan kasus tersebut dengan kartu kuning Olise.

Prancis akan menghadapi Maroko di Stadion Boston pada Kamis (9/7) atau Jumat (10/7) dini hari WIB.

>>> Ukraina Bombardir Dua Depot Minyak Terbesar Rusia

Laga ini merupakan ulangan semifinal Piala Dunia 2022, di mana Prancis menang 2-0 atas Maroko.