Ia juga menyebut pelaku sebagai "penguntit perundung siber" yang telah memeras uang dari banyak orang di kota dengan berpura-pura menjadi tukang serba bisa.

"Ini sudah berlangsung selama tiga tahun, dan hal-hal yang dia katakan sangat merusak. Ini adalah kejahatan yang disebut perundungan siber," tambahnya.

Pihak berwenang menghubungi seorang individu yang dituduh terlibat, tetapi orang tersebut membantah berada di dekat lokasi dan melaporkan menerima ancaman.

Pacar Sheets juga mencatat bahwa ia menderita insomnia parah dan mengalami pertengkaran keluarga terkait masalah keuangan dan pribadi sebelum meninggal.

Juru bicara Kepolisian Lake Havasu City menyatakan bahwa pihaknya mengetahui tuduhan perundungan siber dan klaim tersebut merupakan bagian dari penyelidikan aktif.

Setelah tragedi, perwakilan jaringan A&E dan anggota keluarga menyampaikan reaksi publik. Putra Sheets, Brandon, mengumumkan niatnya untuk mempertahankan toko ritel keluarga di Arizona.

>>> Pernah Juara di Sachsenring, Veda Ega Bangkit di Moto3 Jerman?

"Ayah terbaik yang bisa diminta seorang anak laki-laki," tulis Brandon di media sosial.