Presiden sekaligus CEO Broadcom, Hock Tan menyatakan kebanggaannya dapat melanjutkan kerja sama dengan Apple setelah puluhan tahun menjalin kemitraan.

"Broadcom bangga dapat terus bekerja sama dengan Apple setelah puluhan tahun sukses bersama, dan kami memiliki komitmen yang kuat terhadap inovasi Amerika," katanya.

Menurutnya, komitmen baru dari Apple akan membantu Broadcom memperluas jejak manufaktur mereka di Fort Collins.

Dari fasilitas tersebut, Broadcom akan memproduksi teknologi yang berperan dalam menghubungkan pengguna di seluruh dunia.

Apple menegaskan, investasi bersama Broadcom ini menjadi bagian dari komitmen besar perusahaan untuk menanamkan investasi sebesar USD600 miliar atau sekitar Rp10.800 triliun ke ekonomi AS dalam empat tahun ke depan.

>>> Heboh! Cafe de'CLAN Signature Digeledah Polisi, Temukan Brankas Rp60 Miliar Tersembunyi di Balik Lemari

Dana tersebut akan diarahkan untuk mendukung manufaktur, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan teknologi di berbagai wilayah AS.