Matthew Tiscareno, ilmuwan riset senior di SETI Institute, mengatakan bahwa tidak ada planet lain yang memiliki bulan kecil bagian dalam sebanyak Uranus.

Interaksi kompleks antara bulan-bulan ini dengan cincin mengindikasikan sejarah yang kacau yang mengaburkan batas antara sistem cincin dan sistem bulan.

Untuk saat ini, nama bulan tersebut masih bersifat sementara.

Persatuan Astronomi Internasional (IAU) akan memberikan nama resmi yang kemungkinan besar diambil dari karakter dalam drama William Shakespeare atau puisi Alexander Pope.

Pengamatan luar angkasa di masa depan akan membantu para astronom memperbaiki model orbit, komposisi, dan ukuran S/2025 U 1.

Data baru ini juga memberikan dukungan dokumentasi penting saat para ilmuwan menyusun rencana misi utama ke Uranus.

>>> Polda Metro Bongkar Lokalisasi Tenda Biru di Cibitung, 8 Anak Jadi Korban Eksploitasi Seksual

Penemuan Webb membuktikan bahwa bahkan di sekitar dunia yang telah kita kunjungi puluhan tahun lalu, temuan baru masih tersembunyi di depan mata.