Teheran menyebut operasi itu sebagai respons awal atas serangan udara terbaru AS yang menghantam sejumlah wilayah di selatan Iran, dekat Selat Hormuz, pada Selasa (7/7) malam waktu setempat.

Menurut IRGC, serangan Washington dilakukan ketika kedua negara masih berada dalam masa gencatan senjata.

Iran juga menuduh AS menyerang fasilitas pesisir dan kawasan nonmiliter di Hormozgan serta Mahshahr saat prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tengah berlangsung.

Di sisi lain, AS sebelumnya melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Iran setelah rentetan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.

>>> PM India Modi Terharu Berdoa di Prambanan: Momen Paling Berkesan

Eskalasi tersebut kemudian memicu aksi balasan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Teluk.