Pentingnya "Circle" Pertemanan yang Jujur

Lingkungan memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap kualitas hati seseorang. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
 
"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan jadilah kalian bersama orang-orang yang jujur." (QS. At-Taubah: 119).
 
Ayat ini memberikan isyarat bahwa kejujuran adalah soal lingkungan. Allah tidak hanya menyuruh kita untuk jujur, tetapi juga memerintahkan kita untuk bergaul dengan orang-orang yang jujur. Jika kita berada di "circle" pertemanan yang menganggap kebohongan, korupsi, dan kecurangan sebagai hal yang lumrah, lama-kelamaan hati kita akan ikut rusak. Sebaliknya, berada di tengah orang-orang jujur akan membuat kita merasa malu jika berbuat curang.
 

Menang di Mata Manusia atau di Sisi Allah?

Pada penutup khutbah, Khatib menyampaikan sebuah renungan yang menohok hati. Orang yang jujur mungkin tidak selalu menang cepat di mata manusia. Terkadang, orang yang jujur justru dirugikan secara materi di dunia.
 
Namun, apa artinya kita menang di mata manusia, tetapi jatuh di hadapan Allah? Apa artinya kita terlihat hebat dan sukses di dunia, tetapi dicatat sebagai pendusta ulung di sisi Allah SWT?
 
Kejujuran adalah jalan pintas menuju keberkahan. Seseorang yang senantiasa menjaga kejujuran akan dibimbing Allah menuju berbagai kebaikan, memperoleh ketenangan batin, serta mendapatkan keselamatan di dunia maupun di akhirat.
 
Semoga kita semua dikaruniai kekuatan untuk menjadi hamba-hamba-Nya yang jujur dalam ucapan, ikhlas dalam amal, dan bersih dalam hati. Aamiin.
 

 
Naskah Doa Penutup Khutbah بَارَكَ اللّٰهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ، وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
 
"Semoga Allah memberkahi kita semua dengan Al-Qur'an yang agung, dan memberikan manfaat dengan ayat-ayat serta dzikir yang hikmah di dalamnya. Aku ucapkan perkataan ini, dan aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung untukku, untuk kalian, dan untuk seluruh kaum muslimin dan muslimat. Maka mohonkanlah ampun kepada-Nya, sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
 
(Dilanjutkan dengan Khutbah Kedua dan doa bersama untuk keselamatan umat, bangsa, dan negara dari segala bala dan bencana).