Nexon mengumumkan akan mengatur ulang voting final Skin Contest 2026 The First Descendant. Keputusan ini diambil setelah ditemukan beberapa karya finalis yang diduga menggunakan kecerdasan buatan generatif.

Perusahaan pengembang game tersebut meminta maaf kepada para pemain karena gagal mendeteksi pelanggaran saat proses seleksi finalis. Karya yang bermasalah telah dihapus dari kompetisi.

>>> ARC Raiders Update 1.36.0 Hadirkan Matchmaking Solo, Duo, dan Trio

Pengumuman resmi di situs The First Descendant menyatakan semua suara sebelumnya telah dihapus untuk memastikan hasil yang adil.

Pemain yang sudah memberikan suara harus memilih kembali pada periode voting baru.

Nexon Hapus Karya AI dan Mulai Ulang Final

Menurut Nexon, karya yang teridentifikasi menggunakan AI generatif tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima suara atau hadiah finalis.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas kebingungan yang ditimbulkan kepada para Descendant karena kegagalan kami dalam meninjau entri secara menyeluruh selama proses seleksi finalis," ujar pengembang.

Untuk memulihkan keadilan, Nexon menjadwalkan periode voting final baru mulai 7 Juli 2026 pukul 03.00 PDT hingga 21 Juli 2026 pukul 00.00 PDT.

>>> Escape the Backrooms Hadir Mendadak di Switch 2 dengan 30+ Level dan Co-Op

Halaman voting sempat ditutup sementara sebelum dibuka kembali.

Pemain dengan Mastery Rank 10 atau lebih tinggi dapat berpartisipasi. Setiap akun mendapat satu suara per kategori, maksimal dua suara untuk kategori Descendant dan Vehicle.

Nexon juga memastikan setiap karya bermasalah yang ditemukan selama periode voting ulang akan segera dihapus dan suaranya dinyatakan tidak sah.

Setelah voting selesai, perusahaan berencana melakukan peninjauan lebih teliti terhadap file asli yang dikirimkan oleh finalis dan pemenang sebelum mengumumkan hasil akhir.

>>> Avatar Legends: The Fighting Game Dapat Edisi Fisik untuk Switch 2 dan Switch, Pre-Order Dibuka

Pengembang menutup pernyataan dengan mengatakan akan "melakukan yang terbaik untuk memberikan lingkungan yang lebih adil," menegaskan komitmen menjaga integritas kontes komunitas di masa depan.