Presiden Aniplex, Shu Nishimoto, menyatakan bahwa perusahaan akan bersikap hati-hati terhadap kecerdasan buatan (AI) dan hanya akan mempertimbangkan penggunaannya jika benar-benar bermanfaat bagi para kreator.

Pernyataan itu disampaikan Nishimoto dalam wawancara pertamanya sejak menjabat sebagai presiden, yang diterbitkan oleh Variety. Ia juga membahas strategi ekspansi global Aniplex dan masa depan industri anime.

>>> Ghost in the Shell Versi Science SARU Umumkan Pengisi Suara Baru, Maaya Sakamoto Jadi Motoko Kusanagi

Menurut Nishimoto, prioritas utama Aniplex adalah bekerja bersama para kreator, termasuk animator.

“Jika AI dapat berdampak positif pada pekerjaan kreator, atau berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut proses kreatif, kami akan terbuka untuk mempertimbangkan penggunaannya secara hati-hati,” ujarnya kepada Variety.

Nishimoto juga menegaskan bahwa Aniplex tidak berniat mengubah identitas kreatif produksinya demi menarik penonton luar negeri. Sebaliknya, perusahaan ingin mempertahankan keunikan anime Jepang sambil memperluas jangkauan global.

Ia menggambarkan anime Jepang sebagai medium orisinal yang dibentuk oleh cara bercerita, arahan visual, dan latar belakang budaya negara tersebut.

“Penting untuk mempertahankan esensi kreativitas Jepang dan menyampaikan daya tariknya lebih dalam kepada penggemar di setiap wilayah,” tambahnya.

Nishimoto mengungkapkan bahwa pasar luar negeri kini menyumbang lebih dari setengah industri anime Jepang yang bernilai sekitar ¥4 triliun (sekitar US$25 miliar).

Hal ini menjadikan pertumbuhan internasional sebagai salah satu prioritas terbesar Aniplex.

>>> Drama Baru Namkoong Min 'The Husband' Bersaing dengan 'Agent Kim Reactivated'

Perusahaan berencana terus memperluas setiap waralaba ke berbagai format, termasuk film bioskop, streaming, gim, merchandise, acara langsung, dan pameran, sambil bekerja sama dengan mitra regional.

Ia juga menyoroti nilai ekosistem Sony, menyebut Crunchyroll sebagai mitra penting yang jangkauan global dan wawasan audiensnya membantu membentuk strategi internasional Aniplex.